Sabtu, 19 November 2016

Melirik Alumni Sekolah Perempuan dari Balik Kantin Aksara

Foto Mentor dan Peserta Sekolah Perempuan Gel-9

Kami menyebutnya “Kantin Aksara”, sebuah kantin virtual yang kami dirikan sebagai ajang refresh dan canda-candaan sekaligus buat ngerjain tugas-tugas pada Sekolah Perempuan beberapa waktu yang lalu.

Kala itu, kami layaknya seorang anak baru gede (ABG) yang sedang lincah-lincahnya dan jahil-jahilnya.  Mungkin ini dikarenakan agar bisa mendapat spirit lebih dari usia kita yang sebenarnya.  Usia rata-rata diatas 30 an dengan semangat usia belasan tahun.  Kata orang, jangan menjadikan usia sebagai kendala untuk tetap maju dan terus belajar.  Jadi? Tunggu apa lagi? Ayo belajar…

Menjalani proses belajar dalam sebuah kelas online yang lebih keren di sebut sebagai kelas webinar.  Proses belajar yang berlangsung selama 3 bulan berjalan lancar, tugas-tugas yang diberikan kadang kami kerjakan bersama di kantin sekolah yang akhirnya lancar dan sukses kami setor ke mentor.

Kelas online mengharuskan kami standby pada jam-jam malam yang telah ditentukan oleh mentor. Peserta webinar ada yang dasteran, ada yang maskeran dan ada yang gulung rambut saat proses belajar sedang berlangsung.  Aneh gak sih? Tentu tidak! Sebab kelas kami adalah kelas online dengan mentor-mentor yang domisilinya di Bandung bahkan ada yang di Amerika Serikat dan Johor Bahru.  Sementara pesertanya adalah kami yang juga tersebar di seluruh Nusantara.  Ada yang dari Makassar, Bandung, Kalimantan, Jakarta, Bogor dan lain-lain. Artinya semua peserta berada di rumah masing-masing atau mungkin juga ada yang sedang di jalan tetapi bertemu bersama di kelas webinar  melalui gadget atau PC. (asyik kan?).

Sekarang kami telah menjadi alumni Sekolah Perempuan.  Itu berarti kami tak lagi bertemu dalam kelas webinar. Trus ? apakah setelah menjadi alumni lantas kami bubaran? Tentu tidak! Sebab kantin aksara masih terus beroperasi hingga sekarang.  Masih terus menjadi ajang diskusi seputar dunia kepenulisan.

Dan, hari ini saya menyempatkan diri untuk singgah di kantin aksara menyapa teman-teman setelah sekian lama tak pernah mampir. Ada rasa rindu ingin menikmati sambal dan ubi goreng sajian ibu kantin (dibaca Ubi dan sambal virtual).

 
Sertifikat Alumni Sekolah Perempuan

2 komentar:

  1. Kangen ngantuknya webinar hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jujur.... saya pernah tertidur depan laptop saat pelajaran berlangsung di kelas webinar

      Hapus