Senin, 22 Januari 2018

Cerdas Bagi Wanita Adalah Wajib, Cantik Itu Soal Bonus

Sumber foto: www.google.co.id

“Dunia sudah berubah semakin keras. Wajah cantik membantumu mencuri perhatian, tapi hanya dengan kecerdasan duniamu bisa ditaklukkan”. 

Kalimat diatas wow banget, Saya suka.  Kalimat ini saya baca dari blog www.hipwee.com dan itu  membuatku tertegun sejenak lalu bergumam, “benar juga yah, bahkan sangat benar”.  saya pun berusaha mencari dan mengkaji kebenaran kalimat ini.  Sebagai seorang wanita, saya merasa tertantang dengan kalimat di atas.  Bagiku, kalimat itu mengandung suatu magnet edukasi, magnet inspirasi yang menjadi sumber kekuatan untuk belajar dan terus belajar berbenah diri mengikuti arus globalisasi dan emansipasi dalam melawan pergolakan hidup yang semakin keras.

Pada umumnya wanita selalu ingin terlihat tampil cantik setiap hari.  Bahkan untuk tampil cantik, wanita tidak segan-segan merogoh kocek sebanyak mungkin demi memperoleh predikat cantik sebab wanita memang identik dengan kecantikan.  Namun, perlu dipahami bahwa cantik bagi seorang wanita itu tidaklah cukup. 

Wanita harus cerdas! Mengingat pentingnya peranan seorang wanita, maka dituntut untuk bisa menemukan konsep diri serta mengidentifikasi diri. Olehnya itu, wanita harus berwawasan luas sehingga dalam prosesnya akan menjadi terampil, elegan, dan berkarakter. Sebab wanita yang berwawasan luas akan mampu menginspirasi wanita yang lainnya karena negara membutuhkan perempuan tangguh, cerdas dan visioner.  Sejatinya cerdas adalah mereka yang mampu mentransfer ilmunya, kecerdasannya kepada orang lain.  Kehadirannya selalu mensupport, menginspirasi, dan memfasilitasi wanita lain untuk mengaktualisasikan dirinya melalui kompetensi atau skill yang di miliki. 

Yang paling utama adalah karena wanita bertanggungjawab akan lahirnya generasi penerus yang cerdas.  Dari rahimnya akan lahir tongkat estafet penerus bangsa dan generasi yang cerdas lahir dari rahim seorang wanita yang cerdas. Wanitalah yang berperan dalam mewariskan kecerdasan pada anak.  Faktor genetik seorang ibu berpengaruh terhadap kecerdasan anak.  Hal ini didukung oleh seorang ahli genetika dari UMC Nijmegen Netherlands Dr. Ben Hamel yang mengatakan bahwa, “pengaruh itu sedemikian besar karena tingkat kecerdasan seseorang terkait dengan kromosom x yang berasal dari ibu”

Bagimana memperoleh predikat cerdas? Dulu, wanita dikenal orang karena kecantikannya.  Kecantikan adalah satu-satunya pesona atau daya pikat yang dimiliki oleh seorang wanita sebelum munculnya istilah emansipasi.  Saat itu, wanita hanya bisa diam terkungkung oleh peraturan adat dan budaya yang tidak memberikan keleluasaan kepada wanita untuk mengaktualisasikan dirinya.  Ada banyak aturan yang mengikat.  Hingga pada suatu ketika muncul seorang pahlawan wanita yang berani tampil kepermukaan untuk memperuangkan hak-hak perempuan. Beliau adalah Raden Ajeng Kartini,  memperjuangkan perempuan untuk mendapatkan pendidikan.

Dalam hal pendidikan, wanita telah mempunyai peluang yang sama dan setara dengan laki-laki sehingga untuk cerdas, wanita telah mempunyai porsinya yaitu mengecam pendidikan yang layak.  Sekarang ini, telah banyak wanita yang tampil dan dikenal orang bukan hanya karena kecantikannya tetapi juga karena kecerdasannya.  Banyak yang sepakat dengan apa yang dikatakan orang bahwa” dipuji karena cantik memang menyenangkan tetapi dikagumi karena prestasi jauh lebih membanggakan”.  Wanita yang berprestasi adalah wanita yang cerdas dan kecerdasan seorang wanita tidak bisa diperoleh begitu saja.  Kecerdasannya di peroleh karena sebuah proses yang cukup panjang yaitu melalui jenjang pendidikan. 

Pendidikan sekarang ini terbuka luas untuk wanita. Oleh karena itu, sebaiknya peluang ini di manfaatkan oleh para wanita masa kini tanpa menanggalkan norma keperempuanan. Jangan disia-siakan sebab kesempatan tidak datang dua kali.  Wanita yang mau cerdas tidak hanya menunggu bola digawang tetapi dia harus mampu menggiring bola tersebut menuju hingga masuk menjebol gawang. 


Sumber Bacaan:  www.hipwee.com

Rabu, 17 Januari 2018

Sharing Ide Bersama Kompak Tawwa dan Vlomaya

Workshop Menulis ala Kompasiana (pic by Abby Onety)

Pernahkah anda merasa rugi jika punya ilmu lalu tidak mentransfernya kepada orang lain?  Pernahkan anda menyadari betapa banyak orang disekeliling kita yang membutuhkan motivasi dan bimbingan dari apa yang kita ketahui?  Pernahkah anda merasakan betapa berartinya hidup ini jika banyak orang yang merasa terinspirasi dan termotivasi dari ilmu yang kita bagikan?.  Bukankah ilmu yang bermanfaat akan mendatangkan pahala dan kebajikan jika kita membaginya kepada orang lain?. 

Merujuk dari beberapa kalimat diatas, saya langsung meng-iyakan ketika salah seorang teman dari komunitas Kompasiana dan Vlomaya Makassar menghubungi saya untuk sekedar sharing tentang ilmu menulis yang saya sadari bahwa ilmu menulis yang saya miliki masih sangat minim.  Nurani saya sempat berontak, “apa tidak malu sok-sok berbagi dengan ilmu yang masih minim?”.  Hal ini tidak berlangsung lama sebab saya tahu bahwa saya tidak harus menunggu punya banyak ilmu untuk bisa berbagi kepada orang lain.  Secuil ilmu yang kita miliki, bisa saja punya manfaat luar biasa bagi orang lain.  Terlebih jika di momen itu, ada satu atau dua orang yang mulai termotivasi hingga akhirnya menjadi orang hebat dalam dunia kepenulisan kelak (amin).

Senin, 15 Januari 2018

Sehari Bersama Ayah

Pic by Abby Onety

Ayah adalah pahlawan kehidupan, pahlawan keluarga yang menjadi harta kedua yang paling berharga di dunia.  Kisah terindah dalam hidup adalah bersamanya.  Salah satu kisah bersama Ayah di awal tahun 2018  tepatnya di bulan Januari, kutuliskan disini.  Mau tahu kisahnya? Atau mau tahu banyak? Yuukk... simak kisahnya disini ya?

Sabtu, 13 Januari 2018

Kontribusi “Rumah Hijau Denassa” Terhadap Pelesarian Tanaman


Tidak ada alasan untuk tidak mencintai lingkungan”, kalimat ini sering saya ucapkan kepada siapapun terutama kepada anak didik saya.  Setiap kesempatan disela-sela jam mengajar selalu saya selipkan kalimat “jaga lingkungan, lestarikan tanaman”.  Sebab, banyak sekali manfaat yang telah kita peroleh dari keduanya.  Seluruh kebutuhan hidup disiapkan oleh alam,  pemenuhan hidup sandang, pangan, dan papan adalah kontribusi dari alam. “masihkah kita tidak mencintai alam?”.

Dalam konsep biologi, manusia, tumbuhan dan hewan merupakan suatu komponen mahluk hidup yang saling berinteraksi dan punya hubungan timbal balik dengan lingkungan.  Manusia sebagai konsumen tidak bisa hidup tanpa komponen lainnya dan sebaliknya.  Dari ketiga komponen mahluk hidup itu, manusia adalah komponen yang paling sempurna. Manusia diberikana akal dan pikiran. Oleh karena itu, manusia harus mampu menjaga dan melestarikan lingkungan.  Masalahnya adalah “mampukah kita sebagai manusia mengemban amanah ini?”.

Akal dan pikiran manusia digunakan untuk mengelola sumber daya alam, menjaga dan melestarikan agar tidak punah bukan malah mengeksploitasi alam.  Pemanfaatan alam secara berlebihan akan mengakibatkan kepunahan beberapa jenis tanaman yang mungkin anak cucu kita kelak hanya akan mengenal beberapa tumbuhan dalam bentuk sejarah saja, tidak lagi bisa melihatnya secara langsung. (menyedihkan bukan?)

Fenomena di atas menggerakkan hati seorang pemuda bernama H. Darmawan Daeng Nassa yang lebih akrab dengan sapaan “Denassa” singkatan dari “Daeng Nassa”.  Pemuda asal Bontonompo Kabupaten Gowa yang juga pernah menjabat sebagai ketua Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Gowa, membangun sebuah rumah dengan konsep rumah hijau secara suka dan rela.  Rumah dan lahan yang digunakan untuk membangun rumah hijau ini adalah miliknya pribadi. Pengelolaannya pun secara pribadi, hanya bersama istri dan anak-anaknya.
 
Darmawan Deng Nassa menanam tanaman
Berawal dari kegelisahan hati seorang Denassa yang rindu akan masa kecilnya dulu, saat berinteraksi dengan beberapa jenis tanaman yang sekarang ini telah jarang di jumpainya.  Kegelisahan itu semakin menjadi  setelah mendapat pertanyaan dari anaknya tentang bentuk fisik nyata beberapa tanaman  dari cerita Denassa tapi tanaman yang dimaksud telah jarang bahkan tak lagi dijumpai saat ini. Denassa mulai bergerak melestarikan pohon dan tanaman yang ada disekelilingnya dengan menanam beberapa jenis tanaman baik jenis tanaman yang sama maupun yang belum ada dalam tanaman koleksinya.  

Seiring berjalannya waktu, Denassa telah melakukan banyak hal bersama rumah hijaunya. Rumah Hijau Denassa yang disingkat dengan RHD, kini telah menjadi kebanggaan banyak orang.  Berjalan mengelilingi rumah hijau membawa kita merasa seakan berada di hutan, padahal letak rumah hijau berada di pinggir jalan kota Kecamatan Bontonompo yang lumayan ramai. Disekeliling pekarangan  terdapat berbagai jenis tanaman yang memperkaya nuansa alamiah sebuah desa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.  Salah satu hal yang menarik dari koleksi tanamannya adalah dua pohon unik yang saling melengkapi yaitu jenis pohon beracun yang ditanam berdampingan dengan tanaman penangkalnya.
 
Salah satu halaman rumah yang menghijau
Belakangan ini RHD mulai dilirik oleh banyak orang.  RHD telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang di tandai dengan beberapa penghargaan yang telah di terima oleh Denassa baik dari lembaga sosial maupun dari pihak pemerintah.  Bentuk apresiasi lainnya juga di tandai dengan seringnya menerima kunjungan dari berbagai kalangan baik secara personal, komunitas hingga pihak pemerintah terutama yang terkait dengan dinas pertanian.  RHD menjadi pilihan yang tepat sebagai bagian wajib kunjung untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanaman karena dapat mengedukasi masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya melestarikan tanaman, sekaligus menikmati suasana alam RHD yang sejuk alami bebas polusi. 

 
Kemah Buku, salah satu komunitas pecinta buku berkemah disini.

Senin, 08 Januari 2018

5 Tips Agar Tetap Cantik dan Bugar di Usia 40-an

Sumber foto: www.google.co.id

Persiapan apa yang telah anda lakukan untuk memasuki usia 40? Apakah ada kekhawatiran yang terbersit dalam diri anda saat akan memasuki usia 40? Perubahan apa yang anda rasakan sebelum dan setelah berusia 40 tahun?

Hidup adalah sebuah perubahan.  Dalam proses kehidupan, manusia akan mengalami perubahan yang dapat dilihat dari kurva pertumbuhan dan perkembangan manusia.  Fase awal kehidupan yang dimulai dari terbentuknya zigot hingga terjadi proses melahirkan.  Dari bayi menjadi balita, lalu tumbuh menjadi anak-anak, berkembang memasuki fase remaja ke dewasa hingga menjadi tua dan manula.  Kurva kehidupan manusia pun sudah jelas, bahwa yang hidup pasti akan mati.

Waktu berputar searah jarum jam, tak seorangpun yang mampu menghentikannya.  Waktu terus berjalan seiring bertambahnya usia dimana manusia menjalani proses hidupnya.  Beraktivitas setiap hari, bekerja memenuhi kebutuhan hidup hingga tidak menyadari bahwa usia kian hari kian bertambah.  Ada juga yang begitu enjoy menikmati hidup sehingga tidak sadar bahwa dirinya telah banyak mengalami perubahan baik dari segi fisik maupun psikis.

Ada pepatah yang mengatakan, “hidup di mulai ketika usia 40 tahun”.  Hal ini senada dengan pemikiran salah seorang pakar psikologi bahwa “Usia 40 tahun adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih mendapati masa dewasa. Usia  yang hidup dengan kematangan dan kemantapan konsep”. Untuk itu, di usia 40 kita seharusnya semakin berbenah diri baik dari segi kecantikan maupun dari segi kesehatan agar hidup dapat kita jalani dengan baik, sehat, dan bahagia.

Tidak bisa di pungkiri bahwa pada usia yang tak lagi muda, di usia puncak kedewasaan, ada banyak hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kulit dan wajah agar tetap cantik dari penurunan elastisitas kulit tubuh. Untuk itu, kita harus maksimal dalam urusan penampilan, kecantikan dan kesehatan. 
Jika anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang akan memasuki atau telah berada di level usia yang tak lagi tergolong muda ini, usia yang orang bilang bahwa babak baru kehidupan akan dimulai. Usia remaja telah ditinggalkan yang selanjutnya akan memasuki usia dewasa, usia yang benar-benar  telah matang ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut ini:

1.      Perbanyak minum air putih
Air putih sangat penting untuk kesehatan.  Selain memperlancar metabolisme tubuh, air putih juga dapat menjaga kelembaban kulit tubuh sehingga kulit terlihat lebih cerah dan lebih halus.  Dengan mengkonsumsi air putih, kesimbangan cairan tubuh pun dapat terjaga.

2.      Olah raga teratur
Jangan malas melakukan olahraga sebab olahraga yang teratur dan seimbang, dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar.  banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan berolahraga, misalnya melancarkan proses sirkulasi darah dalam tubuh manusia sehingga proses metabolisme tubuh pun berjalan optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, dan lain-lain.  Banyaknya manfaat yang bisa kita dapatkan dari olahraga sehingga tidak heran jika banyak orang yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup atau lifestyle

3.      Bersihkan wajah sebelum tidur
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kulit wajah terlihat lebih segar.  Salah satunya adalah dengan membiasakan diri mencuci muka sebelum tidur.  Orang yang terbiasa membersihkan wajah sebelum tidur akan merasa tidak nyaman dan gelisah jika harus tidur tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu.  Ini adalah kebiasaan yang baik dalam hubungannya dengan kesegaran kulit wajah.  Banyaknya debu dan kotoran yang menempel di wajah setelah seharian beraktivitas akan membuat kulit wajah terasa kusam dan kaku sehingga kecerahan dan kesegaran wajah akan hilang.  Untuk itu, bersihkan wajah anda sebelum tidur.

4.      Konsumsi makanan yang berkalsium
Rajin mengkonsumsi susu berkalsium dapat membantu menjaga kesehatan tulang.  Tetapi susu bukan satu-satunya bahan makanan yang berkalsium.  Makanan lain yang banyak mengandung kalsium tinggi adalah sayur-sayuran seperti bayam, kacang-kacangan, yogurt, ikan, keju.

5.      Jangan merokok dan minum alkohol
Untuk menjaga badan tetap sehat dan bugar sebaiknya menghindari hal-hal yang dapat memicu timbulnya penyakit.  Merokok dapat menyebabkan menurunnya produktivitas paru-paru.  Hubungannya dengan kecantikan adalah dapat meningkatkan keriput pada wajah sehingga wajah terlihat lebih cepat tua.

Sumber Bacaan: 

Nunung nurhayati, dkk.  Biologi SMA, Bandung: Srikandi Empat Widya Utama.  2012

Sabtu, 06 Januari 2018

4 Faktor Pemicu Munculnya Kanker Payudara

Sumber gambar: www.google.co.id

Payudara adalah salah satu organ tubuh perempuan yang perlu dijaga dan dirawat.  Payudara yang bagus, indah, dan terawat akan meningkatkan rasa percaya diri seorang perempuan.  Masih banyak orang yang tabu untuk berbicara seputar payudara. Jika itu kaitannya dengan kesehatan kenapa tidak?.  Masihkah tabu untuk membicarakannya disaat banyak nyawa yang terancam oleh penyakit ini?
 
Sumber gambar:  www.google.co.id

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi perempuan karena penyakit ini adalah penyakit pembunuh tertinggi perempuan di dunia.  Di Indonesia sendiri penyakit kanker payudara berada di posisi kedua pada tahun 2004 setelah kanker serviks.  Tetapi pada tahun 2016 kanker payudara telah menduduki rangking pertama dari 5 jenis kanker penyebab kematian. 

Banyak orang yang berpikir bahwa kanker payudara di derita oleh orang yang berusia diatas 50 tahunan.  Sementara kenyataan menunjukkan bahwa kanker payudara menyerang tidak memandang usia.  Sebanyak 30% dari penderita kanker payudara berusia di bawah 40 tahun.    Berbeda dengan negara-negara barat yang kemungkinan besar terserang penyakit ini di usia 50 tahunan. ( Dr, dr, Aru Sudoyo, SpPD-KHOM)

Jika melihat kenyataan di atas, kanker payudara menjadi momok yang paling menakutkan bagi perempuan karena perempuan menjadi sasaran empuk penyakit ini. Sangat memprihatinkan, oleh karena itu sebagai seorang perempuan yang peduli terhadap sesama, perempuan harus bisa berbagi informasi, saling mengedukasi tentang penyakit kanker payudara.

Sebenarnya soal berbagi informasi, bukan hanya perempuan saja tetapi juga seorang laki-laki penting untuk mengetahui informasi seputar penyakit kanker payudara.  Sebab kanker payudara tidk hanya menyerang perempuan tetapi juga seorang laki-laki rentan terhadap penyakit ini. untuk itu, edukasi kanker payudara bisa di informasikan kepada lebih banyak orang, kepada masyarakat luas atau kepada orang-orang terdekat sebagai bagian dari rasa peduli dan dalam bentuk ungkapan kasih sayang.

Wanita di kenal dengan mahluk yang multi talenta.  Kesehariannya disibukkan dengan beragam aktivitas baik itu aktivitas dalam rumah tangga maupun aktivitas di kantor bagi wanita pekerja.  Tidak jarang seorang wanita teledor dalam urusan kesehatan tubuh. Sementara persentase wanita karir beresiko terkena kanker payudara sekitar 70% karena kebanyakan wanita tidak menyusui, menunda kehamilan, stres karena pekerjaan, polusi udara dan kurang tidur merupakan faktor penyebab penyakit ini.

Berikut ini beberapa faktor lain yang menjadi pemicu munculnya kanker payudara yaitu:
1.      Obesitas
Peningkatan berat badan di pisu oleg hormaon estrogen sehingga menjadi pemicu munculnya kanker payudara.  Seorang peneliti bernama Linda Anggrowati dalam jurnal kesehatan masyarakat mengungkapkan bahwa jumlaj hormon estrogen yang berlebihan di dalam tubuh disebabkan oleh timbunan lemak yang kemudian berpengaruh terhadap proses politerasi jaringan payudara. Alkoholik

2.      Kebiasaan gaya hidup
Seorang peneliti asal kanada yang dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) (May,2013), mengatakan bahwa wanita yang menggunakan implan payudara berisiko terkena kanker payudara.  Resiko wanita yang meninggal akibat implan payudara sebanyak 38% lebih tinggi dari pada wanita yang tidak menggunakan.

3.      Enviromental / lingkungan.
Salah satu pencegaha untuk terhindar dari penyakit kanker payudara adalah dengan membiasakan hidup sehat dengan pola makan yang sehat.  Jangan mengkonsumsi alkoho, merokok dan perbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran.  Dengan menjaga pola makan yang sehat maka kemungkinan terhindar dari penyakit kanker payudara bisa berkurang sampai 25%

4.      Alkohol
Penelitian yang dilakukan oleh Steven J Bowlin dkk, yang di terbitkan dalam International Journal of Epidemology melaporkan bahwa 25% kanker payudara pada perempuan berusia 20 sampai 79 tahun diakibatkan oleh konsumsi alkohol.
 
Sumber gambar:  www.google.co.id
Setelah melihat faktor pemicu munculnya kanker payudara tersebut diatas, hendaknya kita bisa melakukan deteksi dini untuk mengenal gejala awal kanker payudara.  Sebab kurangnya pemahaman deteksi dini oleh masyarakat akan menambah daftar kematian yang disebabkan oleh kanker payudara,  padahal seandainya deteksi dini dilakukan maka penyakit bisa ditemukan lebih awal sehingga akan menambah jumlah harapan hidup yang lebih panjang

Sulit mendeteksi gejala penyakit kanker payudara pada stadium awal karena penderita tidak merasakan apa-apa.  Penderita tidak merasakan nyeri atau sakit di sekitar payudara. Tetapi jika nampak warna kemerahan di sekitar payudara bawah ketiak maka kita akan merasakan adanya benjolan kecil. Jika menekan payudara akan keluar cairan putih yang tidak berbau.

Deteksi kanker payudara sejak dini bisa dilakukan sendiri di rumah secara mandiri yaitu dengan cara SADARI ( pemerikSAan payuDAra sendiRI) bisa dilakukan setelah terjadi proses menstruasi dengan cara berbaring atau berdiri di depan cermin lalu angkat tangan kiri ke atas kepala. Raba permukaan payudara menggunakan jari tangan kanan dengan cara sedikit menekan lalu putar dari arah bawah ke atas.  Ulangi dengan memeriksa payudara sebelah kanan.

 Jika terdapat benjolan, segera periksakan diri ke dokter.  Selain itu, bisa juga dilakukan secara SADANIS (pemerikSAan payuDAra kliNIS) yaitu deteksi kanker payudara oleh tenaga medis terlatih.

Sumber Bacaan:


Senin, 01 Januari 2018

Menikmati Sunset Di Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng

Sunset di Pantai Marina (Pic by: Abby Onety)

Siapa sangka hari pertama Januari 2018  blog saya diisi dengan cerita perjalanan.  Sebab perjalanan yang saya tempuh hari ini tanpa rencana sama sekali.  Berkunjung ke sebuah destinasi wisata pantai di bagian selatan wilayah provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di Pantai Marina.  Ke pantai ini sebenarnya bukan kunjungan saya yang pertama kali, tetapi sudah pernah bertandang kesini dua tahun yang lalu.  (sudah lama ya?)

Pantai Marina berada di Kabupaten Bantaeng,  sebuah destinasi wisata pantai yang saat ini lagi ramai diperbincangkan orang.   Kenapa?  karena keberhasilan pemerintah daerah Kabupaten Bantaeng yang berhasil menyulap pantai ini menjadi pantai yang sangat memesona  dengan suguhan pemandangan yang cantik sehingga menjadi pantai yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.  Tidak jarang beberapa rombongan dari berbagai belahan bumi nusantara kerap kali berkunjung ke tempat ini untuk melihat langsung bagaimana sih wujud Kabupaten Bantaeng yang konon pemerintahnya telah menyulap daerah ini menjadi daerah yang bersih dan asri serta keberhasilannya di beberapa bidang, salah satunya adalah bidang pertanian dan perikanan.  Penasaran juga? Silahkan buktikan sendiri dengan berkunjung ke Kabupaten Bantaeng.