Senin, 25 Desember 2017

Indonesia Menjadi Tuan Rumah di Asian Para Games 2018

Blogger Anging Mammiri di Acara Sosialisasi Asian Para Games 2018 di  Kota Makassar

Teman-teman, sudah pada tahu kan tentang Asian Games? Trus, gimana dengan Asian Para Games?, masih ada yang blom ngeh?.  Klo belum, yuk simak tulisan sederhana ini yang membahas tentang Asian Para Games yang akan dilaksanakan di Indonesia pada Oktober 2018 mendatang.

Hari itu masih stay di tempat tidur setelah beberapa hari merasakan demam yang mengharuskan banyak istirahat.  Boring rasanya berbaring terus di tempat tidur sehingga saya mengambil gadget yang tergeletak di ujung tempat tidur.  Saya lalu mengecek grup line di grup blogger Anging Mammiri.  Rupanya ada 20 orang blogger makassar yang diberikan kesempatan untuk untuk datang ke Mall Trans Studio Makassar dalam rangka sosialisasi Asian Para Games 2018.  Asian Para Gamens? “tanyaku dalam hati”. (penasaran)

Rasa penasaran itu memberi kekuatan untuk hadir di acara tersebut, walau ujung-ujungnya harus diantar sama bapak dan adek. (maafkan).  Segera kuisi list blogger yang siap hadir dengan konsekwensi harus segera bisa sembuh paling tidak, sakitnya agak mendingan atau bisa berkurang agar dapat izin dari bapak untuk mengikuti event blogger tersebut.

Akhirnya, kami bertiga berangkat.  Saya masuk ke acara Sosialisasi Asian Para Games sementara bapak dan adik saya menunggu sambil ngopi tidak jauh dari tempat acara berlangsung.  Rupanya saya adalah peserta pertama diacara ini dan langsung disambut hangat oleh panitia acara mba Karin dan mba Henny.  


Apa itu Asian Para Games?
Asian Para Games atau APG sama halnya dengan Asian Games yaitu kompetisi olahraga se-Asia,  hanya saja untuk Asian Para Games pesertanya adalah  penyandang disablitas atau
 difabel.   Dengan slogan “The Inspiring Spirit and Energy of Asia”. APG 2018 hadir dengan empat misi, yaitu determination, courage, equality, dan  inspiration. Keempat misi ini diharapkan dapat memperkenalkan tekad kuat dan kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi segala tantangan, baik fisik maupun mental. Selain itu, ajang empat tahun sekali ini juga berusaha mempromosikan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadikan aksi para atlet penyandang disibilitas sebagai sumber inspirasi dan motivasi. Slogan yang kuat juga didukung dengan kehadiran sebuh maskot bernama (Motivation and Mobility) yang mengambil inspirasi dari hewan Elang Bondol.


Indonesia Menjadi Tuan Rumah Asian Para Games
Sebagai tuan rumah Asian Para Games (APG) 2018, Indonesia bersiap untuk menerima kehadiran sekitar 3.000 atlet penyandang disabilitas dan ofisial dari 43 negara di Asia anggota dari Asian Paralympic Committee. Sebanyak 18 cabang olahraga dengan 482 nomor pertandingan akan diadakan selama delapan hari pada 6-13 Oktober tahun depan. Sebagaimana Asian Games 2018 yang sudah memulai beragam aktivitas persiapan, begitu pula Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committeee (INAPGOC) yang saat ini sudah melakukan beberapa tahap pesiapan untuk APG 2018, termasuk di antaranya melakukan sosialisasi, seperti yang saat ini sedang dijalankan pada 20 titik di 16 kota di Indonesia, salah satunya adalah kota Makassar.

Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyelenggarakan Asian Para Games, dan kesempatan ini menjadi salah satu implementasi dari Undang-Undang No. 18 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas. Melalui momen ini Indonesia memiliki kesempatan untuk membuktikan diri untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi untuk hidup maju dan berkembang secara adil dan bermanfaat, serta menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di Asia yang ramah disabilitas.

Persiapan Pelaksanaan Asian Para Games di Indonesia
Tahapan persiapan yang saat ini tengah berlangsung adalah perbaikan fasilitas olahraga dan asrama atlet yang memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, beberapa renovasi akan dilakukan untuk memenuhi setiap kebutuhan pertandingan yang menyesuaikan dengan kebutuhan para atlet, seperti elevator dan kamar mandi yang dapat mudah di akses oleh kursi roda. Selain itu, INAPGOC juga telah mendapatkan kunjungan perwakilan beberapa federasi internasional olahraga yang bermaksud memberikan masukan terkait  kesiapan teknis  dan non-teknis, beberapa hari yang lalu, tepatnya antara tanggal 6-8 Desember INAPGOC telah menginformasikan berbagai kemajuan persiapan yang telah dilakukan, serta menjabarkan rencana-rencana strategis dan taktis yang akan diimplementasikan hingga Oktober 2018 mendatang kepada Asian Paralympic Committee di Dubai.


8 komentar:

  1. menyaksikan asian para games pasti bikin terinspirasi, mereka2 yang bertalent dengan keterbatasan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Ev... menjelang Asian Para Games 2018, mari bersama terus memberikan dukungan kepada mereka

      Hapus
  2. Pertama kali Indonesia ikut dan langsung jadi tuan rumah. Mantaaappp!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia menjadi tuan rumah itu sesuatu banget yah

      Hapus
  3. Oooh, ini toh yang dibahas di grup kemarin. Hehe, jadi kudet. Kerennya di kak? Baruka tau ternyata Asian Para Games itu khusus disabilitas. Makin mantap mentong Indonesia bisa jadi tuan rumah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Yani... semoga teman2 difabel dapat meraih prestasi gemilang nanti yah

      Hapus
  4. Inspiring sekali ini Asean Para Games, kalau nonton ini pasti bikin hati saya semangad dan terinspirasi.

    BalasHapus
  5. Mantapnya, tidak sabar mau melihat semangat mereka

    BalasHapus