CROWDE dan Panenmart Siap Bergerak Memajukan Produktivitas Petani Indonesia

00.27.00


PETANI ..., kata ini terdiri dari 6 huruf tetapi punya arti yang luar biasa.  Tanpa petani kita tidak bisa makan bukan?.  Tapi ... pernahkah kita berpikir bagaimana cara mengubah hidup petani menjadi lebih sejahtera dengan produktivitas panen berkali lipat?.  Alasan inilah yang membuat saya turut hadir dalam acara talkshow di Pisa Cafe, Makassar yang digelar dalam rangka memperingati hari Tani oleh CROWDE dan Panenmart. 


Acara yang mengusung tema, “Ekosistem Berkelanjutan untuk pertanian Indonesia”, tidak saya sia-siakan, sebab saya selalu senang berbicara tentang petani.  Sejak kecil, saya sudah sering berinteraksi dengan petani, bahkan keluarga saya pun mayoritas petani.  Makanya, begitu dengar ada acara keren seperti ini, langsung tangkap hehehee..

Bagaimana Sektor Pertanian Di Indonesia?
Sebelum kita bahas tentang CROWDE dan Panenmart, ada baiknya kita lirik dulu sektor pertanian di Indonesia. Sektor  pertanian di indonesia dewasa ini semakin menunjukkan penurunan yang signifikan. Berbagai kebijakan yang digalakkan oleh pemerintah tidak mampu menekan jumlah petani di indonesia. Hal ini sangat disayangkan, mengingat sektor penting ini sangat berperan dalam memberikan peluang ekspor, investasi, dan menyumbang angka yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi negara.


Fakta yang ditemui di lapangan, masih belum banyak generasi muda yang mau terjun dibidang pertanian sehingga regenasi petani sangat sulit terjadi. Tidak hanya di bidang pertanian, bidang perikanan dan peternakan pun menemui kesulitan yang serupa. Stigma bahwa sektor petani merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan masih melekat di kepala generasi muda indonesia. Bahkan, tak jarang para petani mengharapkan anak-anak mereka agar mencari pekerjaan lain agar tidak bernasib sama seperti orang tuanya.

Workshop Ekosistem Berkelanjutan Untuk Petani Indonesia
Ada dua narasumber yang hadir diacara ini yaitu Afifa Urfani (Head of Marketing dari CROWDE ), dan Yafshil Adipura (Founder Panenmart).  Workshop ini di pandu oleh seorang moderator cantik yaitu  Sarifa Hana Ahmad dan diikuti oleh Media, Blogger, Mahasiswa Pertanian, dan  Komunitas Makassar Berkebun. 

Afifah mengatakan bahwa menjadi penengah, CROWDE memiliki visi untuk merevolusi petani indonesia. CROWDE menjadi pihak yang mengerti petani, berani untuk mempelopori perubahan di sisi pertanian tanah air. Tidak hanya sekedar permodalan bagi petani, kami juga ingin agar para petani indonesia memeliki pengetahuan lebih baik mengenai bidang pekerjaan mereka dengan membuat paguyuban-paguyuban sebagai wadah berkumpulnya para petani serta berbagi informasi dan pengetahuan seputar pertanian.

Selain petani, CROWDE juga bekerja sama dengan berbagai pihak demi terciptanya ekosistem pertanian yang berkelanjutan yang sejalan dengan visi CROWDE, yakni menjadikan petani sebagai Agropreneur yang mandiri dan bisa mengkreasikan produk turunannya untuk tetap bersaing di pasaran tanpa kehilangan nilai jual. Menggandeng toko-toko tani yang tersebar di seluruh indonesia untuk mempermudah petani mendapatkan akses kebutuhan pertanian, CROWDE berharap agar petani yang tergabung ke dalam ekosistem berkelanjutan ini mampu meningkatkan kualitas tanamnya.

Tidak hanya itu, petani CROWDE juga tidak perlu kesulitan dalam menjual dan memasarkan produknya. “Sejauh ini, kami perlu membantu petani memasarkan produknya ke berbagai toko retail seperti supermarket maupun kepasar tradisinal. Harapan kami, permintaan pasar dalam negri bisa terpenuhi dengan memberdayakan petani sendiri, alih-alih dari impor,” lanjut Afifah.

Dengan crowd-investment framework, CROWDE menjadi wabah bagi teman CROWDE, sebutan bagi crowd-lenders untuk begotong royong membantu petani indonesia. Melalui website dan aplikasi CROWDE yang dapat diunduh di GOOGLE PLAY STORE, seluruh teman CROWDE dapat melakukan registrasi, memilih proyek tani yang ingin di infestasikan, menghitung proyeksi keuntungan dari proyek tani bersangkutan, hingga mengawasi berjalannya proyek tersebut melalui laporan yang dikirim secara berskala oleh CROWDE.


Tentang Panenmart
Panenmart bekerjasama dengan CROWDE untuk membantu petani.  Jika Crowde dapat membantu petani dari sisi modal, maka panenmart akan membantu penjualan hasil-hasil pertanian.  Awal ide ini lahir, karena banyaknya petani yang terikat kontrak dengan para tengkulak, papar Yafshil Adipura yang akrab disapa Acil.   
Panenmart, turut mengedukasi petani untuk menjual hasil panennya sendiri.  Artinya dari petani/penghasil langsung ke konsumen sehingga harga bisa lebih berpihak langsung kepada petani.

Tentang Crowde
Crowdee adalah perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) yang menyediakan platform Peer to Peer (P2P) Lending.  Menggunakan metode crowd-lending.  CROWDE mengelola dana investor yang kemudian disalurkan ke beragam proyek usaha tani.  Bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan memberi kemudahan untuk mengakses permodalan, serta menciptakan ekosistem berkelanjutan di bidang pertanian, mengedukasi masyarakat indonesia agar sadar akan pentingnya investasi sedari dini.  CROWDE membari jaminan akan sarana investasi yang aman dan terpercaya karena telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

You Might Also Like

6 komentar

  1. Bagus banget aplikasinya. Membantu petani.
    Petani maju, negara sejahtera ��

    BalasHapus
  2. Dua startup yg in syaa Allah kelak bisa membantu membawa Indonesia untuk sejahtera

    BalasHapus
  3. Semoga dengan adanya aplikasi tersebut Petani Indonesia bisa maju dan sesukses petani2 luar. Supaya kita nggak usah impor2 lagi ^_^

    BalasHapus
  4. Salut pada anak muda yang peduli dengan petani. Semoga ini bisa membantu petani lebih maju, dan menjadi role model bagi anak muda yang lain untuk lebih peduli pada petani.

    BalasHapus
  5. Saya jadi ingat petani di tempat saya dulu bertugas. Balocci.
    Hampir setiap panen tidak dapat apa-apa karena sudah dijual duluan. Semoga dua startup ini bisa juga disosialisasikan di kampung-kampung yang terpencil agar tidak ada lagi petani yang terjerat dengan tengkulak dan riba.

    BalasHapus
  6. semoga berjalan lancar kak ini aplikasi dan para petani bisa dan lancar kodong pakai, petani adalah tulang punggung kita dalam SDM utama indonesia, jika ghirahnya turun, kita mau apa?? hikssss

    BalasHapus

About Me

Like us on Facebook