Rabu, 31 Januari 2018

Solo Traveling ke Kuala Lumpur, Pulau Langkawi, dan Hat Yai (Episode-1)

Pulau Langkawi (pic by: Abby Onety)

Apa..?? Ke Hat Yai? Ke Pulau Langkawi?, sendirian?.  Seperti itulah reaksi seorang teman saat saya memutuskan untuk solo traveling ke Pulau Langkawi dan Hat Yai.

Saya sering jalan rame-rame dengan teman-teman mengexplore beberapa destinasi wisata di nusantara.  Tetapi untuk jalan sendiri saya baru berani melakukannya pada tahun 2013.  Saat itu saya memilih Kuala Lumpur sebagai destinasi tujuan.  Sejak solo traveling yang pertama kali kulakukan ini terbilang sukses, saya pun semakin percaya diri merancang perjalanan solo traveling ke beberapa destinasi wisata yang berbeda.  Jadi, perjalanan ke Hat Yai sebenarnya bukan solo traveling yang pertama kalinya.  Oh ya, Solo Traveling adalah perjalanan yang dilakukan oleh seorang atau perorangan. 

Suka duka perjalanan pasti ada.  Seperti kisah perjalananku menyusuri Kuala Lumpur, Pulau Langkawi hingga ke Hat Yai, sampai akhirnya  bermasalah dengan pihak imigrasi di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) gegara ada sesuatu dalam koper saya yang terdeteksi scan bagasi.  Benda apakah gerangan..??? yuk kita simak cerita selengkapnya......

Sebenarnya saya anak rumahan, ( eits, jgn protes ya) tapi itu dulu, sebelum saya benar-benar jatuh cinta pada dunia traveling.   Awal ketertarikan pada dunia traveling bermula saat saya mengenal seorang traveler perempuan bernama Windy Ariestanty.  Sejak itu saya mulai hunting buku-buku traveling.  Saya sangat senang pada mereka yang mengabadikan kisah perjalananya melalui tulisan.  Memang sih, banyak orang yang sering bepergian, tapi tidak banyak orang yang mau menuliskan kisah-kisah perjalanannya agar bisa menjadi bahan referensi bagi orang lain yang ingin melakukan perjalanan pada destinasi yang sama. 

Saya meninggalkan Kuala Lumpur sebelum subuh menuju KLIA2.  Penerbangan pagi jam 7.30 waktu setempat memaksaku untuk bangun lebih awal.  Ini adalah resiko pemburu tiket promo (low budget) hahahaa.  Disaat orang lain masih terlelap dengan mimpi indahnya, saya sudah berjuang melawan ngantuk dan dinginnya subuh.



Satu jam di udara untuk bisa sampai di Pulau Langkawi.  Tepat pukul 8.30, saya mendarat di Langkawi International Airport. Pulau Langkawi adalah salah satu distrik dalam negara bagian Kedah Darul Aman, Malaysia yang kaya akan keindahan alam dan cerita legenda masa lalu.  Dari airport, saya langsung rental car dengan biaya RM 70 untuk satu hari.  Saya memilih mobil kecil saja agar ongkosnya juga murah.  Mobil-mobil yang disewakan dibandara beragam harganya tergantung tipe mobilnya. 



Saya menginap di sekitar Pantai Cenang.  Biaya RM 80 kita juga sudah dapat sarapan pagi nasi goreng.  Setelah cek in, saya mencari makan siang di daerah sekitar dengan memilih kuliner asli Langkawi yaitu Laksa.  Dengan RM 10 kita sudah bisa menikmati ikan berkuah dengan bumbu khas.  Makannya pun dipinggir jalan berbaur dan bincang-bincang santai dengan penduduk asli tuk mengorek informasi berkenaan dengan wilayah setempat. 
 
Laksa


Sorenya saya menikmati camilan berat yang juga merupakan makanan khas Langkawi yaitu rojak di Padang Matsirat.  Saya pikir rojak ini adalah rujak seperti yang sering saya makan di Makassar, teryata bukan.  Rojak ini mirip dengan bumbu gado-gado cuman rasanya lebih manis dan lebih gurih.  Campuran tahu, bakso, tempe, de el el...

Nah, ada beberapa destinasi yang bisa dikunjungi di Pulau Langkawi diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Jembatan gantung diatas kanopi hutan hujan
2.      Pekan Kuah
3.      Telaga air hangat
4.      Kampung Mahsuri
5.      Rumah Putih
6.      Cabel Car
7.      Beras Terbakar
8.      Gunung Mat Chingchang
9.      Dataran Helang
10.  Pantai Pasir Hitam

Kesepuluh destinasi diatas akan saya jelaskan satu-satu pada episode 2 tulisan ini, termasuk perjalanan dari Pulau Langkawi menuju Hat Yai, Thailand.
@Bersambung.......


Tulisan ini diikutsertakan dalam tantangan menulis  #SatuHariSatuKaryaIIDN

4 komentar:

  1. Aduh, jadi pengen jalan-jalan sendiri juga. Nanti sore mau solo traveling ah.




    Ke rumah mantan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahhaa... salam ya sama sang mantan

      Hapus
  2. Mba jadi bendanya apa mba?pinisirin hahaha ga dijelasin lagi kebawahnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sabaar, hehee. Nantikaaann..... di episode berikutnya

      Hapus