Sabtu, 10 Desember 2016

Konten sosial media mempengaruhi pencarian kerja

Catatan Regus_2
Event Community di Regus Lantai 5 Graha Pena Makassar

Beberapa waktu lalu, saya mendapat undangan dari Regus untuk menghadiri acara “Event Community”.  Event Community itu sendiri adalah sebuah acara rutin sekali dalam sebulan  yang dilaksanakan oleh Regus bersama para kliennya.  Tema yang diusung setiap bulannya pun berbeda. “Konten Sosial Media Mempengaruhi Pencarian Kerja” adalah tema untuk bulan Oktober 2016.

Mungkin di antara pembaca ada yang belum mengenal Regus itu apa? Regus adalah sebuah perusahaan international yang bergerak di bidang penyawaan kantor dengan konsep hotel kantor. Jaringan kantor Regus telah tersebar di 3000 lokasi di seluruh dunia, 900 kota dan 120 negara. Di Indonesia sendiri regus telah berusia sekitar 10 tahun yang tersebar di beberapa kota.  Diantaranya adalah Jakarta, Serpong, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Bali dan Medan.  Regus sendiri hadir di Kota Makassar sejak 2 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2015 yang berlokasi  di lantai 5 gedung Graha Pena Makassar. Kini Regus siap membantu apapun kebutuhan bisnis anda!.

Dalam pertemuan tersebut, saya sempat merangkum beberapa hal yang bisa saya bagi ke teman-teman untuk di jadikan bahan pertimbangan dalam ber-media sosial yang baik karena nantinya akan mempengaruhi proses pencarian kerja kelak di kemudian hari.  Pandangan perusahaan yang membuat manajemen enggang mempekerjakan calon karyawan kerena konten sosial media mereka versi regus yang antara lain

     Dalam pertemuan tersebut, saya sempat merangkum beberapa hal yang bisa saya bagi ke teman-teman untuk di jadikan bahan pertimbangan dalam ber-media sosial yang baik karena nantinya akan mempengaruhi proses pencarian kerja kelak di kemudian hari.  Pandangan perusahaan yang membuat manajemen enggang mempekerjakan calon karyawan kerena konten sosial media mereka versi regus yang antara lain
1.      Kandidat memposting konten tentang kebiasaan minum atau menggunakan obat-obatan.
2.      Kandidat menjelek-jelekkan perusahaan tempat iya pernah bekerja
3.      Kandidat membuat komentar yang berbau SARA atau diskriminatif
4.      Kandidat berbohong tentang kualifikasinya
5.      Kandidat memposting informasi perusahaan tempat ia pernah bekerja.
 
Salah satu ruangan meeting di Regus
Hal-hal yang perlu dilakukan agar akun anda tetap bisa berjalan seperti semula dan tidak menjadi hal yang buruk untuk menjadi penilaan HRD saat stalking medsos anda:
1.   Perhatikan album foto online anda di fb, atau tempat lainnya.  Hapus foto yang bisa merusak reputasi anda
2.  Jangan memamerkan hal-hal negative ke dunia luar.  Fokuskan kepada hal-hal yang bernilai positif baik yang berhubungan dengan dunia profesional maupun personal
3.  Cobalah untuk membuat grup khusus untuk profesi anda dan gabunglah dengan profesional grup yang ada di fb atau media lainnya.  Salah satu cara menjalin hubungan dengan para pemimpin, rekruter atau sesama profesi.
4.   Selektif menerima teman.  Hanya karena orang meng-add anda sebagai friend bukan berarti anda harus menerimanya. Anda tidak akan pernah tahu siapa nama di balik fb atau twitter tersebut.

5.    Jika anda masih bekerja atau terikat dengan perusahaan tertentu, jangan membeberkan pencarian kerja anda di dunia maya. Bukan tidak mungkin manajemen tempat anda bekerja sekarang mengetahui hal tersebut  dan menilai rendah loyalitas anda.
 
Beberapa room di Regus



Sumber Bacaan: Regus Makassar.

4 komentar: