Rabu, 09 November 2016

Semakin Produktif di Usia Cantik


Apa target anda dalam hidup? Di usia berapa anda harus mencapainya? 
Untuk menjawab pertanyaan ini, butuh manajemen hidup yang pada prosesnya membutuhkan pengorbanan, ikhtiar dan do'a serta sikap optimis karena hidup tak semudah membalik telapak tangan.

Saya biarkan hidup ini berjalan sesuai irama waktu dan berusaha menikmati setiap momennya.  Sadar bahwa tak seorang pun yang mampu menghalau putaran jarum jam hingga hari berganti malam dan malam berganti pagi.  Suatu pergiliran waktu yang telah menjadi kodrat alam.  Saya pun berusaha menikmati fase demi fase dari pergeseran waktu hingga pada akhirnya akan sampai di suatu fase di mana kita akan menuju ke kehidupan yang kekal abadi. 

Akhir sebuah kehidupan tidak akan pernah menunggu sampai seberapa banyak pencapaian yang telah kita peroleh.  Setiap manusia tak ada yang pernah tahu, kapan, dan di mana hidup ini akan berakhir.  Ajal, jodoh, dan rejeki adalah rahasia Allah yang tersembunyi di balik kebesaranNYA.

Kurva kehidupan manusia pun sudah jelas, bahwa yang hidup pasti akan mati.  Tetapi dalam menjalani prosesnya, hidup itu adalah sebuah pilihan.  Mau hidup bahagia atau sebaliknya itu tergantung dari ikhtiar dan doa setiap insan.  Hingga usiaku pun semakin menapak menuju #usiacantik dimana angka 42 telah mengukir berjuta makna dibalik kurva kehidupan yang menyimpan semua kisah yang pernah terjadi dalam hidupku. 


Banyak kisah dibalik usia cantikku yang berawal dari usia 35 tahun hingga mencapai angka 42 tahun kini.  Tetapi sebelum memasuki usia cantik, saya pernah memperoleh beberapa pencapaian yang menjadi target awal dari kehidupanku.  Berhasil menyandang Sarjana Strata Satu (S1) di Universitas Muslim Indonesia sekaligus mendapat pekerjaan yang bekerjasama dengan Badan Kerjasama International Jepang yang lebih sering dikenal sebagai JICA (Japan International Cooperation Agency) dalam sebuah proyek irigasi.  Menjadi dosen pada Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Cokroaminoto dan mengajar di beberapa sekolah menegah tingkat atas.

Foto bersama Kepala Sekolah dan siswi SMA Nasional Makassar
Waktupun bergulir hingga pada satu masa kehidupanku benar-benar teruji.  Saya berada di titik jenuh yang paling tinggi.  Rasanya langit merapat ke bumi tempatku berpijak.  Jika saja tak segera menyadari bahwa dunia ini hanyalah tempat persinggahan semata, mungkin saya benar-benar telah hancur.

Kekuatan doa dan ikhtiar yang panjang menggiring keikhlasanku untuk melepas dan meninggalkan semua yang pernah kumiliki.  Saya membuat keputusan sendiri yang berimbas penuh pada kehidupanku selanjutnya.  Inilah keputusan pertamaku.  Sadar sepenuhnya bahwa setiap keputusan berujung pada sebuah tanggungjawab, aku mulai belajar lebih mandiri, lebih bijaksana dalam memaknai arti hidup yang sesungguhnya.

Saya pun bertekat untuk berjuang kembali menata kehidupan baru hingga jantung tak lagi kembang kempis.  Perjuangan yang kulakukan bukan tanpa titik airmata dan tetesan keringat.  Berjuang jatuh bangun hingga berdarah-darah karena saya sadar bahwa keberhasilan hidup seseorang bukan tanpa airmata, doa dan ikhtiar.  Bukankah manusia di bekali akal dan pikiran agar mampu mendesain sendiri kehidupannya?.  Termasuk bagaimana memaksimalkan potensi dirinya untuk mencapai target demi target dalam kehidupannya.

Seiring berjalannya waktu, saya kembali memakai toga dari Universitas Negeri Makassar.  Usiaku kini menapaki anak tangga ke 35.  Angka yang cantik di usia yang cantik.  Satu persatu target dalam hidup pun tercapai.  Semua yang hilang, yang kuikhlaskan dulu, kini kembali satu persatu. Memasuki usia cantik 36 tahun, aku berhasil menambah deretan huruf di depan nama.  Menyelesaikan Studi Strata Dua (S2) di Universitas Hasanuddin dengan predikat sangat memuaskan.  Jalan menuju sukses semakin terbuka lebar.  Saya kembali mengejar beberapa mimpi yang masih tertunda.  Kutenggelamkan diriku dalam berbagai aktivitas. 

Memasuki usia cantik yang ke 39 tahun, saya mulai kepikiran menambah satu profesi lagi untuk mempersiapkan diri jika profesi yang kutekuni saat ini tak lagi bisa mengandalkan tenagaku untuk bekerja karena kendala usia (usia pensiun).  Saya mulai menilik satu profesi yang mendukungku untuk tetap bisa produktif di hari tua. Kuingin tetap produktif di hari tua seperti saat-saat usia cantikku sekarang ini, bahagia dan sangat menikmatinya.  Akhirnya jatuhlah pilihanku pada dunia literasi.

Saya mulai bergabung dengan beberapa komunitas kepenulisan hingga akhirnya menjadi ketua 2 komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) untuk wilayah Makassar dan sekitarnya (Sulawesi Selatan).  Bersama sahabat Mugniar Marakarma, ketua 1 IIDN, akupun semakin jauh menapaki dunia literasi hingga 7 buah buku antologiku lahir saat usia saya mencapai angka 40 tahun.   Saya pun berhasil meraih beberapa kejuaraan dalam lomba menulis.  Beberapa job menulis dan job sebagai seorang blogger pun telah banyak aku terima. Selain itu, saya pun menikmati pekerjaan utamaku sebagai seorang guru dan wakil kepala sekolah di SMA Nasional Makassar, sorenya saya  masih mengajar di sekolah lain.  Sekarang ini juga aktif sebagai Direktur Pelaksana Sipil Institut untuk Wilayah Sulawesi Selatan dan aktif menulis di beberapa website sebagai kontributor.  Salah satunya adalah website Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SEREMPAK) yang bekerjasama dengan IWITA (Indonesian Woman IT Awareness).  (Alhamdulillah, terima kasih ya Allah).

Beberapa buku yang lahir di #UsiaCantik
Nah, di usia cantik ini saya terkesan dengan sebuah pepatah yang mengatakan bahwa, “hidup di mulai ketika usia 40 tahun”.  Menurut salah seorang pakar psikologi,  bahwa “Usia 40 tahun adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih mendapati masa dewasa. Usia  yang hidup dengan kematangan dan kemantapan konsep”.   Untuk itu, di usia 40 hingga kini sudah mencapai 42 tahun, saya semakin berbenah diri terutama untuk kehidupanku yang sesungguhnya kelak di hari kemudian.  Di usia ini, saya mulai belajar untuk berhijab.  Hijab pertamaku di usia cantik. 
Bersama sahabat (Mugniar Marakarma) yang sama-sama berada pada #UsiaCantik 42 tahun

Alhamdulillah, senang sekali bisa menikmati usia cantik ini dengan tetap semangat dan produktif menjalani kehidupan.  Satu per satu mimpi bisa kuraih.  Kesuksesan pun semakin dekat. Saya terus berproses dan mencoba bermetamorfosis menjadi seorang wanita yang lebih matang dalam berpikir dan bertindak.  Berusaha memahami beragam karakter karena dalam kehidupan sehari-hari, kadang-kadang kita di haruskan berinteraksi dengan orang lain yang punya karakter yang berbeda. Pokoknya di usia cantik ini, aku harus menjadi orang yang lebih bahagia.  “Bukankah sejatinya cantik itu adalah cantik dari dalam (Inner Beauty)?”.  Bangga dan bahagia telah mencapai usia cantik di mana setiap sikap dan perbuatan bisa lebih terkontrol.  Setiap sikap dan perbuatan melalui proses nalar dengan segala pertimbangan sebelum melakukan sesuatu sehingga lebih mudah beradaptasi di lingkungan manapun kita berada. 

Tampil di media televisi saat #UsiaCantik
Beberapa tulisan yang tembus di media cetak saat #UsiaCantik
Salah dua cara saya menikmati usia cantik dari segala bentuk pencapaian yang telah kuraih adalah dengan traveling.  Menurutku traveling adalah proses menemukan sesuatu termasuk menemukan diri sendiri.  Dengan traveling, kita akan bertemu dengan orang-orang yang baru, destinasi yang baru, untuk melihat beragam fenomena kehidupan dengan karakter manusia dan budaya yang berbeda.  Hal ini akan memperkaya khasanah berpikir kita.  Berkunjung dari negara yang satu ke negara yang lain adalah kebahagiaan tersendiri bagiku yang sulit aku lukiskan dengan kata-kata. (buku traveling sementara proses)
Beberapa foto saat traveling di #UsiaCantik
Sadar sepenuhnya bahwa di usia cantik ini ada banyak hal yang perlu dilakukan termasuk menjaga kulit dan wajah tetap cantik dari penurunan elastisitas kulit tubuh. Untuk itu, saya juga maksimal dalam urusan penampilan, kecantikan dan kesehatan.  Saya semakin rajin ke salon kecantikan untuk merawat kulit tubuh.  Selain itu itu aku juga mulai rutin dalam berolahraga dengan memilih senam zumba agar kesehatan, kesegaran dan kebugaran tubuh dapat terjaga. Saya yang dulu tak begitu menyukai air putih dan lebih banyak mengkonsumsi air yang berwarna dan terasa manis bahkan bersoda, kini semakin fokus dan lebih sering mengkonsumsi air putih.

Urusan wajah dan kulit adalah bagian yang terpenting.  Tetapi karena kepadatan aktivitas sehari-hari kadang membuatku tidak sempat ke salon sehingga saya harus rutin merawat wajah sendiri di rumah.  Tapi di usia cantik ini saya harus  lebih selektif dalam urusan Make Up.  Oleh karena itu seiring kesuksesan yang telah saya peroleh, saya pun harus memilih produk yang telah sukses membuat pada wanita tetap cantik di usia yang cantik.  Memilih produk aman, terpercaya, dan berkualitas. L’Oreal Paris Skin Expert yaitu Revitalift Dermalift Centella Asiatica  dengan kandungan tanaman Centella Asiatica, Pro Retional A, dan Dermalift Technology.  (Terima kasih L'Oreal Paris) Untuk lebih lengkapnya bisa baca di sini.
L'Oreal Paris
Kenapa memilih L’Oreal Paris Skin Expert? Karena bisa mengurangi kerutan wajah hingga 27% mengencangkan wajah 35% terutama pada bagian dahi, mata, pipi, alis, daerah garis senyum, rahang, dan leher.  Alhamdulillah setelah memakai produk ini, kulitku semakin halus, kencang, bintik-bintik hitam pada kulit wajahpun semakin tersamarkan.  Kini tak risau lagi jika harus berinteraksi dengan yang muda.  Seperti beberapa waktu yang lalu, disalah satu event komunitas, aku bertemu dengan seorang teman yang sama-sama berada pada fase usia cantik.  Kami sempat berdiskusi dikelilingi oleh anak muda yang super energik, kreatif dan inovatif.  “Kami tidak tua, kami hanya pernah muda seperti kalian,  usia boleh tua tetapi semangat tetap anak muda. Walau kami berdua punya usia yang jauh diatas kalian, kami tak mau kalah dalam urusan penampilan, semangat, dan terus berkarya untuk bangsa ini”, celoteh kami.

Tulisan ini diikutsertakan dalam “Lomba blog yang diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.

50 komentar:

  1. Wow! Aktif sekali kakakku ini :) semoga selalu sukses di setiap aktifitasnya ya kak Abby

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin... makasih dek. sukses untuk kita semua

      Hapus
  2. Kereeen Mbak Makasih atas share inspiratifnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih dek Agus. semoga banyak orang yang terinspirasi

      Hapus
  3. Mantap Kaka.... Keren ih, saya hrs belajar banyak, krn klu soal dandan, masih angin2an :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari kita sama-sama belajar dek yul :)

      Hapus
  4. Semakin hebat kanda, Very good

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dirimu juga hebat dek. sukses yah

      Hapus
  5. Cie cie meraaah :)
    Sukses terus yaah :)

    BalasHapus
  6. Keren kak abby,,,menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih dek sayang.... manfaat waktu sebisa mungkin ya Ratna

      Hapus
  7. wooow...kereeen bgt kak.ampe sdh punya buku sendiri. good luck yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek Lia juga kereenn.... ayo bikin buku juga yah

      Hapus
  8. Masya Allah kerennya kak Abby.. Banyak prestasi di #usiacantik 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek Alfu masih panjang perjalanannya,masih muda tapi sdh banyak pencapainnya

      Hapus
  9. kak abby kereeeen.. semangat terus kak.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek Tari lebih keren. masih muda tp sdh banyak karya

      Hapus
  10. Semangat terus berkarya kak Abby
    Sehat selalu dan tambah cantik di usia cantik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Makasih dek Ndy. yang muda berkarya pasti lebih keren

      Hapus
  11. Oalaaaah
    Baru tahu saya konsep usia cantik nih.
    Tapi prestasi Kak Abby keren deh.
    Semoga bisa punya semangat kecantikan yang sama. Eh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah dek. ini usia cantikku 42 tahun eeyaahhh :)

      Hapus
  12. Oalaaaah
    Baru tahu saya konsep usia cantik nih.
    Tapi prestasi Kak Abby keren deh.
    Semoga bisa punya semangat kecantikan yang sama. Eh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eeyyaahh..... usia cantik itu 35-45.

      Hapus
  13. Kak abby keren, kesibukkan mu mengajar masih bisa menulis menghasilkan karya,tak lupa juga menuntut pendidikan ke jenjang yg lebih tinggi. Salut kak. Sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek Evrina jauuuhh lebih keren. masih muda sudah punya banyak prestasi. sukses terus dek, raiih impian yang masih tertunda

      Hapus
  14. Kerennnnn kakkk, pegimana cara bagi waktunyaa tuhhh ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. wiiihh... traveler Makassar ada komen. bagi waktu? disiplin pada manajemen waktu yg telah di setting sendiri dek. yuk kapan traveling bareng?

      Hapus
  15. Balasan
    1. aamiin... Makasih dek. dirimu keren euy

      Hapus
  16. Kereennn kak abby.. sukses selalu di usia cantik.. dan semoga tambah cantik hatinyaa ;)

    BalasHapus
  17. Kak abbyyyyyy barakallah atas segala pencapaian hidupta kak,, ada yg hilang namun cepat kita raih gantinya jadi lebih baikkk mantaaaappppp!! Semoga sukses terus menulis dan travelingnya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih adek say...

      Hapus
  18. Mantap...

    Semoga tetap eksis dan berprestasi di usia cantik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terima kasih. Semoga bisa menginspirasi

      Hapus
  19. "Bukankah sejatinya cantik itu adalah cantik dari dalam (inner beauty)"? Iya, perempuan yg cantik adalah mereka yang tahu dan sadar serta mengenal dgn baik akan inner beauty yg dimilikinya. Inner beauty dlm hal ini tdk sekadar cantik fisik melainkan kelebihan yg dimilikinya yg dpt menghipnotis khalayak. Ketika berbicara semua terpanah, ketika tdk ada sosoknya dirindukan dan menginspirasi. Inilah sosok yg memiliki inner beauty yg sesungguhnya, dan itu sy temukan dlm diri guru inspiratif sy "abby onety". Sukses terus bu, Keep up the good work.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih ya ima... mari terus saling menginspirasi.

      Hapus
  20. Entah kenapa yaaa.. Tiap baca tulisannya jadi semangat untuk "membuat something" yg baru jadi kebakar lagi ...

    Makasih bu... Sukses terus.. ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoo... semangat. Lakukan sesuatu lalu gapai impianmu

      Hapus
  21. Kisahnya sangat inspiratif.. sukses selalu kak abby onety

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.... mari saling menginspirasi dek

      Hapus
  22. Sangat menginspirasi Bunda ... usia hanyalah angka bukan halangan untuk maju

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali Entas, di usia cantik semangat ttp cantik dgn katya yg cantik. Salam karya

      Hapus
  23. Prestasinya keren banget Mbak :)
    Moga makin sukses ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah..terima kasih Apri. Mari kita berproses...

      Hapus