Minggu, 23 Oktober 2016

MGMP Biologi Kota Makassar di SMA Negeri 3 Makassar

Oleh: Abby Onety
(Syairawati Magrib, SP, M.Si/Guru Biologi SMA Nasional Makassar)
Kepala SMA Negeri 3 Makassar Memberikan Sambutan pada Kegiatan MGMP Biologi Kota Makassar
(Sumber Foto: Dokumen Pribadi)


Musyawarah Guru Mata Pelajaran yang disingkat dengan MGMP adalah suatu wadah atau wadah profesional guru mata pelajaran yang berada pada suatu wilayah Kabupaten/Kota/Kecamatan/sanggar/gugus yang berfungsi sebagai sarana komunikasi, konsultasi dan tukar pengalaman.  Melalui MGMP,  diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran bermutu sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Perubahan paradigma pendidikan di era globalisasi menuntut adanya perubahan pola pikir bagi guru.  Untuk itu MGMP Biologi khususnya pada jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar terus melaksanakan kegiatan ini.  Jadwal pertemuan MGMP Biologi dilaksanakan minimal dua minggu sekali.  Selain berbagi ilmu dan informasi, kegiatan ini juga di jadikan sebagai salah satu cara menjalin keakraban  sesama  guru  biologi  di kota Makassar. 
Ibu Cia menyampaikan Materi tentang Perangkat Pembelajaran pada Kegiatan MGMP Biologi Kota Makassar
(Sumber Foto: Dokumen Pribadi)
Kegiatan MGMP Kota Makassar dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda  sesuai dengan kesediaan masing-masing sekolah yang menjadi anggota MGMP. Beberapa waktu yang lalu kegiatan MGMP Biologi Kota Makassar dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Negeri 3 Makassar.  Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah terutama Kepala SMA Negeri 3 Makassar, Mirdan Midding, S.Pd, M.Pd, MM yang membuka kegiatan MGMP di SMA Negeri 3 Makassar.  Beliau mengapresiasi kegiatan MGMP yang dilaksanakan di sekolahnya.  Bahkan menurutnya bersedia setiap saat jika sekolahnya mau digunakanan untuk pertemuan-pertemuan selanjutnya.


Hadir pula Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Makassar Abdul Hajar, S.pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMA Negeri 19 Drs. Abdul Majid, M.Pd  yang kebetulan keduanya adalah guru bidang studi biologi.  Selain itu hadir pula Dra. Nusiah, M.Pd selaku pemateri dalam kegiatan MGMP yang membahas tentang perangkat pembelajaran biologi. Ibu Nursiah yang akrab di sapa dengan bu Cia, memberikan  paparan  materinya seputar perangkat pembelajaran. 

Ibu Cia mengatakan bahwa “hendaknya  teman-teman guru di sekolah yang menjadi pilihan sebagai seorang fasilitator yang telah dilatih seharusnya mampu membagi ilmu yang telah di dapatkannya kepada teman-teman guru yang lain.  Agar ilmu ini bisa berkembang dan mampu merubah pemikiran seseorang kepada orang lain.

Saat ini lagi ramai-ramainya berbicara soal daring dan guru pembelajar. Jika tanpa  informasi dan saling sharing informasi, pastinya akan bingung bagaimana mengerjakan tugas daring.  Jika peserta bingung maka peserta bisa berinteraksi dengan pengampu atau mentor secara online.  Bisa dengan video converence. Telepon atau live chat.

Guru pembelajar moda daring adalah guru yang berhak mengikuti Guru Pembelajar Moda Daring dengan nilai UKG antara 55 – 70, serta mereka yang tidak diikutkan dalam instruktur nasional (sisa kuota) dengan nilai UKG 71-100.  Selain itu kriteria peserta guru pembelajar moda daring adalah mereka yang KCM nya yang memenuhi 5-7 kelompok kompetensi (di rapor UKG yang warna hitam 5-7 buah). Guru pembelajar moda daring memiliki keleluasaan waktu belajar karena bisa belajar dimanapun dan kapanpun dan tetap bisa menjalankan tugas utamanya sebagai guru.  

Di akhir pertemuan, Ketua MGMP Kota Makassar Drs. Razak Naiba mengatakan bahwa  “Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk siswa agar di pikiran siswa bukan tugas-tugas semata yang memumetkan pikiran adalah di awal pembelajaran bisa disajikan lagu-lagu wajib nasional sebelum doa di mulai.  Kemudian diakhir pembelajaran kita bisa menyajikan lagu-lagu daerah agar siswa-siswi bisa segar dan enjoy saat pulang sekolah”.


 Sumber Bacaan:  www.guru-pembelajar.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar