Jumat, 16 September 2016

Wisata Kuliner Khas Makassar Bareng Hemaviton Cardio

Peserta Food Philosophy Trip with Hemaviton Cardio di Fort Rotterdam Makassar
Apa....?? Food Philosophy Trip?  Bareng chef Bara?? Wow... kereeeenn.  Pastinya, ini acara bakal rame and happy fun pokoknya.  Bersyukur deh bisa ikutan.  Demikianlah ekspresi saya saat membaca email bahwa saya adalah salah satu Blogger Makassar yang terpilh untuk ikut dalam acara  Food Philosophy Trip bareng Hemaviton Cardio.  Bahagia dan senang sekali  rasanya.  Bahagianya tuh bukan sekedar makan-makan dan jalan-jalan, atau karena ber-kesempatan berkenalan dengan chef Bara dan selebfoodgram serta blogger lainnya, tetapi lebih kepada keikutsertaan saya berpartisipasi mengambil bagian dalam memperkenalkan masakan-masakan khas Makassar.  Masakan khas Makassar merupakan salah satu dari sekian banyak budaya makassar yang perlu dilestarikan dan di perkenalkan kepada peserta trip yang datang dari luar kota juga kepada masyarakat luas, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Indonesia terdiri dari beberapa pulau. Setiap pulau memiliki makanan khasnya masing-masing dengan cita rasa yang berbeda. Makassar sendiri di kenal dengan icon Kota Kuliner.  Makanan khas Makassar tak kalah enaknya dengan kota-kota lain di seluruh Indonesia yang kaya akan rempah-rempah.

Food Philosophy Trip dimulai dari pukul 07.00 s/d 21.00 dengan mengambil posisi star dari Horison Ultima Hotel Makassar, Jl Jenderal Sudirman No 24 Makassar.  Sebelum trip dimulai, para peserta melakukan registrasi.  Bagi peserta yang telah melakukan registrasi berhak mendapat goodie bag yang berisi paket Hemaviton Cardio, Road Map Food Philosophy Trip, dan T-Sirt Hemaviton Cardio.  Peserta mengganti kostum yang telah di sediakan oleh panitia  yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Sesaat sebelum melakukan trip, saya sempat khawatir akan kesehatan.  Bagaimana tidak, setelah membaca Road Map Food Philosophy Trip saat itu, saya hanya bisa bilang wow untuk setiap menu makanan yang akan dicicipi dalam satu hari full.  Semuanya bisa memacu kolesterol loh.  Tapi... kekhawatiran saya langsung hilang karena sebelum trip dimulai, para peserta di wajibkan untuk cek kolesterol secara gratis oleh panitia dan ternyata kolesterol saya normal.  Peserta dianjurkan untuk minum Hemaviton Cardio sebelum makan makanan yang dapat memacu kolesterol.
 
Saat cek kolesterol oleh Hemaviton Cardio
Hemaviton Cardio menggandeng Blogger Makassar untuk trip bersama berkeliling kota makassar mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan mencicipi aneka kuliner khas Makassar.  Selain blogger dan selebfoodgram Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Pontianak, hadir pula blogger dan selebfoodgram dari negara tetangga Malaysia.  Tak kalah kerennya adalah karena kehadiran chef Bara dan dokter Risma dalam acara Food Philosophy Trip bersama Hemaviton Cardio.

Berikut ini adalah rute Food Philosophy Trip Makassar with Hemaviton Cardio
1.      Coto Nusantara 2 (Breakfast)
Trip dimulai dari Horison Ultima Hotel Makassar menuju lokasi pertama yaitu coto nusantara 2 di jalan merpati no 2 dan 3 Makassar untuk sarapan pagi.  Coto makassar merupakan menu khas andalan yang wajib anda kunjungi jika sedang melancong ke Makassar.  Coto Makassar punya cita rasa yang khas karena berbahan dasar daging dan jeroan dengan bumbu khas sereh dan lengkuas serta bahan-bahan lainnya seperti merica, bawang merah dan bawang putih.  Makanan ini lebih lengkap dengan sajian ketupat, daun bawang dan bawang goreng.  Maknyusss... jangan lupa minum hemaviton Cardio sebelum makan
 
Sarapan pagi di Coto Nusantara 2

2.      Warkop Phoenam
Peserta trip melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi yang kedua yaitu Kopi Phoenam yang berlokasi di jalan Jampea Makassar.  Kopi Phoenam adalah kopi khas asal makassar yang sangat melegenda.  Sejarah kopi ini dimuai dari Liong Thay Hiong yang bekerjasama dengan kerabatnya, Prof. Dr. Thay Pheng Liong membuka kedai kopi pada tahun 1946.  Nama Phoen am sendiri memiliki arti “Tempat Persinggahan Selatan”.  Kopi yang disajikan merupakan perpaduan kopi Robusta dan Arabika  yang di racik secara turun temurun.
Ngopi di Warkop Phoenam
3.      Fort Rotterdam
Berikutnya rombongan bus Food Philosophy Trip with Hemaviton Cardio melanjutkan perjalanan menuju lokasi ketiga di jalan Ujung Pandang yaitu Fort Rotterdam atau Benteng Jum Pandang adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.  Di benteng ini rombongan di pandu oleh “guide” lokal berkeliling lokasi ini untuk mendapat informasi tentang sejarah tempat ini.
Setelah lelah berkeliling di fort rotterdam, peserta trip diarahkan ke salah satu gedung untuk beristirahat sambil menikmati makanan khas Makassar yang sangat segar yaitu Pisang Ijo.  Makanan yang berbahan dasar pisang di balut dengan adonan tepung yang berwarna hijau yang warna hijaunya berasal dari bahan alami yaitu daun pandan/suji.  Disajikan dengan saos warna putih dari santan kental ditambah dengan sirup DHT dan es batu.  (hhmmm... segeeeerrr)
 
Menikmati Es Pisang Ijo di Fort Rotterdam
4.      Sop Konro Karebosi (Lunch)
Selanjutnya bus menuju ke lokasi yang keempat yaitu Sop Konro Karebosi yang terletak di jalan Gunung Lompobattang.  Sop Konro ini berdiri pada tahun 1968 dan mendapatkan penghargaan sebagai Makassar Favourite (MMF) Award Culinary pada tahun 2012 dari pemerintah. Sop Konro berbahan dasar iga sapi, setelah dimasak akan berwarna gelap akibat dari bumbu dasar kluwek yang berwarna hitam. 
Saat makan siang di Sop Konro Karebosi
5.      Mesjid Islamic Centre
Dari Sop Konro karebosi rombongan menuju ke lokasi yang kelima yaitu Mesjid Islamic Centre.  Setelah shlat dhuhur, peserta trip mencicipi aneka kue khas makassar seperti Barongko, Bikandoang, dan Jalangkote. 
 
Menikmati Barongko, Jalangkote, dan Bikandoang  setelah sholat dhuhur di Mesjid Islamic Centre
6.      Pantai Losari (Makassar F8)
Trip berikutnya menuju ke lokasi yang keenam yaitu Pantai Losari di Jalan Penghibur Makassar.  Pantai Losari merupakan icon pariwisata Kota Makassar yang dulu dikenal dengan meja terpanjang di dunia.  Disini, peserta trip akan menyaksikan chef Bara menunjukkan keahliannya dalam memasak.  Masakan chef Bara kali ini adalah memasak salah satu masakan khas makassar yaitu Pallu Basa.  Sebenarnya bukan hanya menyaksikan tetapi peserta trip turut mencicipi masakan Pallu Basa sang chef (Maknyuusss).
Acara tahunan pemda Kota Makassar yaitu Makassar International Eight Festival & Forum 2016 yang dikenal dengan istilah Makassa F8 juga sedang digelar.  Peserta trip turut larut dalam keramaian Makassar F8 karena turut menyaksikan aneka pertunjukan yang sedang digelar.
Makassar International Eight Festival & Forum 2016 (Makassar F8) 
7.      Pulau Kayangan (Dinner)
Menjelang sore hari, peserta Food Philosophy Trip melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi yang ketujuh yaitu Pulau Kayangan.  Kali ini bus berhenti dan parkir di depan Dermaga Popsa (Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Sky Air) karena perjalanan akan dilanjutkan dengan naik kapal cepat menyebrang ke Pulau Kayangan untuk dinner bersama.  Tau tidak teman-teman? Menu dinnernya adalah Zeafood.  Sekali lagi Zeafood nan segar-segar. 
Sebelum acara makan malam, peserta trip menikmati minuman khas makassar yaitu Sarabba.  Sarabba adalah minuman yang terbuat dari campuran jahe, kuning telur, gula aren, santan dan merica bubuk.  Minuman ini sangat cocok untuk menghangatkan badan, mengeluarkan angin dari tubuh saat masuk angin dan meningkatkan stamina.
Suasana Di Pulau Kayangan


Sumber Foto  :  Dokumen Pribadi

9 komentar:

  1. Balasan
    1. Acara pangnganreanf memang sll diminati 😊

      Hapus
  2. Sebotol Hemaviton Cardio kalau gak salah harganya 60rb ya, kemarin sempat ngecek di salah satu apotik di mall. Lumayan lah yah buat jaga-jaga habis makan daging sapi sepanjang hari raya kurban ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuukk... vita. Beli...beli.... skalian juga buat aku yah 😀

      Hapus
  3. Wow ramenya. reportasenya oke
    Ada lombanya? Kalo ada, moga2 menang ki' naah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aiisshh.. tidak ada lombanya belah

      Hapus
    2. Aiisshh.. tidak ada lombanya belah

      Hapus