Rabu, 01 Juni 2016

Menyingkap Kemewahan Sejarah Dataran Merdeka Kuala Lumpur Malaysia


Tahukah anda bahwa salah satu negara yang mempunyai tiang bendera tertinggi di dunia adalah Negara Malaysia?.  Jika belum tahu, mari bersama menyusuri pusat kota kuala lumpur sebagai ibukota Negara Malaysia. 

Dataran Merdeka adalah tempat yang aku pilih untuk berbagi kisah dengan anda. Kenapa? Karena dataran merdeka adalah tempat Bendera Malaysia pertama kali di kibarkan di salah satu tiang bendera tertinggi di dunia.  Selain itu, dataran merdeka banyak menyimpan cerita yang bersejarah, baik melalui gedung-gedung dengan arsitektur yang bergaya moorish maupun tempat bermuaranya dua anak sungai yang menjadi asal muasal lahirnya nama “Kuala Lumpur” sebagai ibukota Malaysia.
Salah satu cara memanjakan diri dalam merefleksi ketegangan otot dan pikiran dari kepenatan rutinitas adalah berwisata. Dengan berwisata, kita akan menemukan hal-hal baru dalam memperkaya khasanah berpikir dan cara beradaptasi dalam lingkungan yang baru.

Kalimat diatas menuntunku untuk segera berkemas mempersiapkan segala sesuatu untuk perjalanan kali ini.  Beberapa hal penting dalam persiapan perjalanan adalah; passport, tiket pesawat, pakaian secukupnya, kamera, power bank, kabel sambungan, obat-obatan dll. Let’s go……
Rute dan Estimasi Budget.

Eits… sabar dulu yah, saya tidak langsung mengupas kemewahan dataran merdeka.  Saya akan menuntun anda dalam kisahku menemukan tempat istimewa ini. Kuala Lumpur International Airport 2 menuju KL Sentral dapat di tempuh dalam waktu 30 menit  perjalanan dengan kereta ERL eksprees. Sedangkan kereta ERL transit di tempuh dalam waktu 45 menit dari  KLIA2 menuju KL Sentral dengan biaya yang sama yaitu 35 RM (Rp. 105.000). Lanjutkan perjalanan dengan monorail dan turun di depan Mesjid Jamek dengan biaya 1,8 RM. 

Nah, silahkan telusuri dataran merdeka dengan berjalan kaki sambil menikmati setiap momen. Wow… anda akan terpukau melihat kemewahan tempat ini.  Jangan khawatir soal harga tiket masuk karena untuk area dataran merdeka bebas biaya alias gratis.

Jika anda membawa kendaraan pribadi, bisa memanfaatkan area parkir bawah tanah dataran merdeka melalui terowongan. Jangan khawatir soal banjir yang pernah merendam kurang lebih 300 mobil yang terparkir di area ini, karena perbaikan drainase telah dilakukan. Biaya parkir untuk pelancong dikenakan 3 RM/jam. Sementara untuk orang yang bekerja di sekitar dataran merdeka biasanya menggunakan area parker ini dengan biaya langganan bulanan. 

Hotel dan Makanan Khas
Hotel tempat menginap yang telah kupesan duluan via Agoda berada di wilayah Bukit Bintang. Di area ini banyak terdapat hotel dan makanan dengan tarif murah. Biaya 60 Ringgit atau setara dengan Rp. 180.000 kita sudah bisa beristirahat disebuah hotel yang lumayan nyaman. Bahkan untuk hotel backpacker, kita bisa menginap dengan biaya 30 RM. Begitupun dengan makanan, hanya 5 RM kita sudah puas untuk sekali makan lengkap dengan minumnya. Irit kan …? Hehehee…Oh ya, Roti Canai, nasi lemak, nasi kerapu dan Mie Tomyum adalah menu khas daerah ini. Kita juga dapat menikmati Mie Bandung yang lezat yang tidak ditemukan di Indonesia sekalipun namanya mencirikan salah satu kota besar di Indonesia yaitu Bandung.

Sejarah Tempat
Kuala Lumpur adalah nama Ibukota Malaysia. Awal lahirnya nama “Kuala Lumpur” adalah pertemuan dua anak sungai yang bertemu dalam 1 muara (Muara = Kuala dalam bahasa Malaysia) yaitu sungai Gombak dan sungai Klang yang berlumpur akibat penggalian biji timah. Setelah kemerdekaan pada tahun 1957, Kuala Lumpur menjadi nama Ibukota Negara Malaysia.
Dataran Merdeka berada di pusat kota Kuala Lumpur. Kemerdekaan Malaysia di umumkan di tempat ini pada tanggal 31 Agustus tahun 1957 oleh Perdana Menteri pertama Malaysia, Tunku Abdul Rahman. Bendera Union Jack diturunkan dari tiang bendera dan bendera Malaysia dinaikkan. Ini menandakan kekuasaan British berakhir.  Kini, tiang bendera tersebut dikenal sebagai salah satu tiang bendera tertinggi di dunia. Hingga saat ini dataran merdeka digunakan untuk peringatan hari-hari besar seperti perayaan hari ulang tahun kemerdekaan.

Keistimewaan Dataran Merdeka


Berikut ini saya akan menggambarkan beberapa tempat istimewa di sekitar daerah dataran merdeka.  Untuk itu mari menuju TKP……. Cekidottt…..

Mesjid Jamek
Sesaat saya tertegun sebelum melangkah masuk ke mesjid ini.  Saya bergumam “ini pasti mesjid tertua”. Selain dari namanya, arsitektur bangunannya menandakan bahwa mesjid ini masih asli bangunan lama. Masuk ke area mesjid ini harus memakai jubah penutup aurat yang telah di siapkan oleh petugas khusus bagi orang yang tidak berhijab sepertiku.

Panggung Bandaraya (City Theatre)
Tempat ini adalah kantor balai kota pertama di Malaysia yang dibangun pada tahun 1896 dan selesai pada tahun 1904. Bangunan ini dirancang oleh arsitek pemerintah kolonial Arthur Benison Hubback . Saat itu bandaraya merupakan pusat pemerintahan kota kuala lumpur tapi sekarang pusat pemerintahan telah pindah lokasi ke  Putrajaya.  Saat ini bandaraya digunakan sebagai balai seni dan kebudayaan.

Sultan Abdul Samad Building
Bangunan ini berdiri megah dengan konstruksi bangunan yang kokoh dihiasi jam besar yang pertama kali berbunyi pada perayaan ulang tahun Ratu Victoria tahun 1897. Bangunan ini merupakan bangunan terbesar pada zamannya sebagai gedung pemerintahan kolonial Inggris yang sekarang digunakan sebagai kantor kehakiman.

Gereja Tua “Mary Cathedral”
Awalnya gereja ini terbuat dari kayu oleh William treacher pada tahun 1887.  Pada tahun 1894 mulai di ubah ke bentuk permanen oleh Charles Alfre Norman.  Gereja ini masih terjaga keaslian bangunannya sehingga jika anda masuk maka anda akan terbawa ke suasana abad ke 19.

Club House “Royal Selangor”
Bangunan ini didirikan pada tahun 1884 dengan struktur mock-tudor. Awalnya bangunan ini di peruntukkan untuk pejabat kerajaan dan orang-orang penting untuk bersantai sambil menikmati hiburan. Disini tersedia beragam fasilitas mulai dari sarana olahraga diantaranya kolam renang, billiard, catur juga untuk menikmati aneka hidangan makanan dan minuman.

Kuala Lumpur City Galeri dan Memorial Library
Di tempat ini kita bisa menikmati kuala lumpur tempo dulu.  Mulai dari miniature bangunan sampai ke benda-benda masa lalu. Jika anda masuk ke perpustakaan milik pemerintah ini, jangan lupa tukar koin untuk membuka loker. Disini anda akan menemukan perpustakaan online


Air Mancur (Victorian Fountain)
Air mancur ini dibawa dari kerajaan Inggris pada saat masih berkuasa di Malaysia sebagai persembahan untuk Ratu Victoria. Air mancur ini dibangun pada masa kejayaan pemerintahan Inggris di Malaysia.

National Textiles Museum
Bangunan ini pernah dijadikan kantor Departemen Pekerjaan Umum. Sekarang bangunan ini digunakan sebagai “Nasional Textile Museum”, berisi pakaian tradisional Malaysia dan berbagai pakaian  dari jaman dulu hingga saat ini. 

Jangan lupa mengabadikan diri anda (foto) disetiap sudut kemewahan dan kemegahan gedung-gedung yang berada di dataran merdeka.  Setidaknya gambar ini akan mewakilkan diri anda untuk berbicara pada orang-orang bahwa anda pernah berada di tempat ini.
Inilah paparan saya tentang kemewahan dataran merdeka, semoga bisa menuntun langkah anda menyusuri daerah ini. 
Selamat Melancong.

5 komentar:

  1. dalam jarak 500 meter darai Dataran Merdeka, terdapat beberapa lokasi bersejarah lagi seperti Masjid Negara, stesen Keretapi dan Majestic Hotel.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow... keren pak. Sy sdh berkunjung kesana tp belum juga ditulis.

      Hapus
  2. Nabung dulu ah, siapa tahu bisa seperti kak Abby juga.

    BalasHapus