Jumat, 27 Mei 2016

Traveling+Menulis+Bisnis adalah paket yang komplit

Siapa sih yang tidak suka jalan-jalan? Apa ada orang yang tak suka jalan-jalan?. 
Dari sekian orang yang saya tanya, hampir semua meng-iya-kan dan sedikit orang yang sepakat dengan alasan tertentu.   

Bagaimana dengan jalan jalan sambil menulis? Ini yang masih jarang saya temukan. Kalaupun ada hanya sedikit orang.  Padahal untuk mengabadikan momen perjalanan tidak cukup hanya dengan foto-foto. Dengan tulisan, momen perjalanan akan abadi bahkan sampai kita tidak lagi ada di dunia.

Yang lebih jarang lagi adalah memadukan perjalanan dengan tulisan dan bisnis. Jalan-jalan sambil menulis dan berbisnis adalah setali tiga uang. Begitulah saya menggambarkan ketiga aktivitas tersebut.  ini adalah tiga paket komplit yang sayang jika tak di manfaatkan momennya. 
 

Awalnya saya hanya suka jalan-jalan tanpa tulisan apalagi sambil berbisnis. Lama kelamaan mulai senang mengabadikan momen perjalanan melalui foto dan tulisan.  Pindah dari satu kota ke kota lain bahkan dari satu negara ke negara lain rasanya tidak lengkap jika tak ada foto diri yang menunjukkan bahwa saya pernah berada di kota itu. 

Belakangan ini, setelah aktif di media sosial, saya sudah mulai rajin posting foto yang diikuti dengan keterangan yang menjelaskan tentang foto tersebut.  Dari sinilah saya mulai belajar mengabadikan momen perjalanan melalui tulisan. 

Mengunjungi beberapa kota, baik di negeri sendiri maupun di luar negeri, tak bisa dipungkiri permintaan oleh-oleh pasti ada, baik dari keluarga maupun dari teman-teman. Entah itu sekedar basa basi atau serius tetap saja merasa tidak enak jika di tagih. Nah mulai dari situ saya kepikiran untuk berbelanja barang di tiap kota yang saya datangi. Tetapi ini bukan untuk oleh-oleh melainkan untuk dijadikan barang jualan (dibaca=bisnis).  Seringnya permintaan oleh-oleh merangsang jiwa bisnis yang masih terpendam. Saya mulai kepikiran untuk memadukan jiwa traveling dengan menulis dan bisnis. Dengan cara seperti ini semua akan terekap dalam satu paket yang komplit. Jiwa traveling tersalurkan, menuliskan momen perjalananan, dan bisnis juga jalan. 

Barang yang menjadi target adalah barang yang unik dengan kualitas yang bagus sehingga menarik pembeli. Upayakan memilih barang yang berukuran kecil dan mudah di bawa agar tidak terlalu membebani kapasitas bagasi apalagi jika itu adalah perjalanan luar negeri (Tips). Untuk promosi barang keteman-teman, selain menawarkan langsung bisa juga dengan via online yang ditambah dengan polesan tulisan yang menarik untuk menggambarkan keunikan barang dan menjelaskan keunggulannya. Barang yang paling laku terjual adalah barang-barang dari luar negeri misalnya dari Thailand, Singapore dan Malaysia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar