Minggu, 06 September 2015

Tujuh Blogger Handal Nasional Membawa Virus ke Gedung PWI Provinsi Sulawesi Selatan

Foto: Dok Pribadi

Salah satu fungsi media sosial adalah mendapatkan informasi dengan cepat.  Benar kata orang bahwa kegunaan media sosial itu akan bernilai positif jika dimanfaatkan secara positif pula.  Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu, saat berselancar di dunia maya, saya mendapat informasi bahwa makassar akan kedatangan blogger nasional tepatnya adalah BRID (Blogger Reporter Indonesia).

Sebagai seorang yang lagi haus-hausnya akan ilmu menulis, saya langsung mencari tahu bagaimana caranya agar bisa bertemu mereka di makassar.  Karena saya tahu pasti, mereka bakal menyebar virus menulisnya di kota daeng.

Hari pertama kedatangan mereka, kamis 03 September 2015, kami sempat KopDar (kopi darat) di Graha Indosat Makassar Jl. Slamet Riyadi Makassar, yang kebetulan mengadakan acara Community Gathering bersama blogger makassar.  Kopdar di indosat berlangsung sangat ramah, santai dan bersahabat.

Berselang sehari setelahnya, tepatnya pada hari Sabtu, 05 September 2015, kami kembali bertemu di gedung PWI Sulawesi Selatan dalam rangka, “Pelatihan Blogger dan Menulis Reportase di Media Sosial.. Acara ini terselenggara oleh PWI Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan BRID (Blogger Reportase Indonesia).

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 25 orang wartawan dan blogger dari beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Selatan juga dihadiri oleh pemda setempat.  Di mulai dari pukul 09.00 sampai pukul 16.30 dan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.  Wartawan dan Bogger Saling sharing informasi, memberi motivasi dan dukungan untuk terus menulis dengan gaya masing-masing.

Sebelum memasuki acara inti, di awali dengan pembukaan oleh Mas Nur Terbit dari BRID, lalu sambutan dari ketua PWI Provinsi Sulawesi Selatan yang di wakili oleh ketua bidang pendidikan.  Dilanjutkan dengan materi ngeblog oleh Bang Hazmi Srondol dan Kang Arul yang lebih di kenal di dunia maya sebagai si dosen galau.  Ada juga paparan materi seputar dunia blogging dari Mas Rosid dan Mas Syaifuddin Suyuti. Hadir juga Mas Ahmed Tsar dan   Bunda Sitti Rabiah

Virus menulis yang ditularkan oleh para blogger handal ini, siap meracuni beberapa wartawan senior dan blogger di Sulawesi Selatan.  Ini terbukti setelah paparan materi blogging, banyak diantara para wartawan senior yang serius ingin segera memiliki BLOG.  Diantaranya banyak juga yang bercanda tapi serius (bahasanya apa yah), Mereka ingin segera menulis dan ingin segera ikutan lomba dan mendapat hadiah hehehee..... ternyata para wartawan senior ini, selain lihai dalam menulis juga lihai dalam bercanda. Salah seorang wartawan senior berucap, “Usia boleh tua, ini bukan halangan untuk mulai belajar ngeblog”.  Luar biasa bapak ini.

Ngeblog akan mendatangkan pundi-pundi, juga sebagai ladang menebar ilmu untuk beramal.  Selain itu, sang blogger juga akan terus terasah pengetahuannya.  Seorang blogger yang sukses itu butuh proses.  Mulailah menulis dari sekarang.  Seperti itulah kalimat Kang Arul dalam memberikan motivasi menulisnya kepada peserta.  Pekerjaan wartawan adalah pekerjaan menulis, dan seorang yang suka menulis bisa menerbitkan sebuah buku. Tunggu apa lagi? Ako kita buat buku!, lanjut mas arul yang semakin memotivasi sekaligus menggoda dan menggelitik para wartawan senior. 

Seorang wartawan yang ingin menjadi blogger harus bisa memposisikan diri, kapan sebagai blogger dan kapan sebagai wartawan.  Yang jelas jika menulis sebagai wartawan, ikutilah aturan jurnalistik.  Jika menulis sebagai blogger ikutilah aturan ngeblog. Karena pekerjaan ini sama-sama menulis tetapi ada faktor pembeda.  Dalam hal ini, ada sisi luar biasa yang dimiliki oleh seorang wartawan yang tidak dimiliki oleh blogger.

Belajarlah membuat blog untuk menulis dan menulislah hal hal yang dirasakan tetapi jangan memaksakan diri untuk menulis jika tidak ada mood karena akibatnya akan gagal.  Kelebihan blog adalah bagimana kita meramu tulisan sehingga membuat orang betah membaca.  Gaya menulis story telling akan diburu pembaca karena pemilihan kata yang menarik.  Memasukkan foto dan link video dalam konten tulisan adalah salah satu cara seorang blogger untuk membuai pembacanya.  Setidaknya pengunjung akan berada di blog selama kurang lebih 7 detik J.  

Unsur pemerintah juga hadir di acara ini. Kang Arul berpesan bahwa tidak rugi lho pemerintah memberikan job kepada blogger lokal untuk mempromosikan potensi lokal daerah, karena seorang bogger itu punya jangkauan yang luas kemana-mana.


Diakhir acara para founder BRID berpesan kepada peserta, jika ada yg masih butuh bantuan seputar ngeblog, boleh menghubungi dan siap membantu sebelum balik ke Jakarta.

#TerimaKasihBRID atas transferan ilmunya.


9 komentar:

  1. dulu saya itu mody blogger,,
    mood-moodan
    mau pa curhat baru nge blog ka hahaha
    sekarang lebih di optimalkan lagi
    ikut-ikut lomba blog juga bukan tuujuan mau menang
    tp melatih ketepatan ide menulis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul...betul...betul,,,, jujur, aku juga mood mood-an hehee... kata org semakin banyak menulis keterampilan nulis akan semakin ter-asah. Semangat menulis hehee

      Hapus
  2. Senangnya tinggal dimakassar, bisa ikut banyak acara bermanfaat kek gini, nasib menetap di dati II hikz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak apa di Dati II yg penting tetap update hehee

      Hapus
    2. Gak apa di Dati II yg penting tetap update hehee

      Hapus
  3. Virus positif yang disebar ini .... ^_^

    BalasHapus
  4. Bener, Blogger yang sukses itu proses. kadang nggak seedar nulis, masih banyak hal yang harus diperhatiin.

    Semoga kita selalu istiomah menulis

    BalasHapus