Kamis, 17 April 2014

Katakan TIDAK untuk Konvoi Setelah UN

Hari ini, Rabu 16 April 2014 adalah hari yang paling dinantikan oleh siswa-siswi yang tengah melaksanakan UN. Ketegangan yang mereka hadapi selama 3 hari terakhir yaitu Senin, Selasa, dan Rabu dalam melaksanakan UN seakan ingin mereka hempaskan di hari ini.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun kemarin, ada banyak cara yang mereka lakukan untuk melepaskan kepenatan. Konvoi, bernapas lega, coret-coret baju sekolah bahkan tidak jarang dari mereka yang melepaskan tangisan harunya seperti yang terjadi tadi siang. Melihat aku jalan masuk ketengah lapangan sekelompok siswa menghampiriku, memelukku, menangis sampai tidak sadar kalau dilapangan tuh lagi panas matahari. 



Konvoi adalah cara terfavorit untuk melepaskan kepenatan bagi siswa-siswi tapi tidak bagi guru, atau seluruh stakeholder pendidikan. Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Drs Mahmud BM agar sekolah menggelar kegiatan setelah UN berakhir. Arahan tersebut di perkuat oleh pernyataan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin bahwa barang siapa yang kedapatan konvoi maka ijazahnya akan di tahan. Selain itu, pemerintah kota telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian agar siswa-siswi yang kedapatan konvoi akan di berikan hikuman sesuai undang-undang yang berlaku.

Menyikapi hal tersebut di atas maka kami dari pihak Sekolah SMA Nasional Makassar sudah mengantisipasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan UN di mulai. Pihal sekolah dengan pihak yayasan melakukan musyawarah nersama sehingga menghasilkan mufakat sebagai berikut:
1. Dua hari sebelum melaksanakan UN diadakan zikir dan doa bersama di mushollah sekolah.
2. Hari ketiga UN, siswa-siswi diharapakan membawa baju ganti untuk menghindari coret-coret antar siswa. Baju sekolah mereka akan di sumbangkan kepada yang membutuhkan ( adik kelas yang duduk di bangku kelas X dan kelas XII).
3. Untuk menghindari konvoi maka pihak sekolah melarang siswa membawa kendaraan di hari ketiga UN.


Merujuk dari mufakat di atas maka di hari terakhir UN pihak sekolah SMA Nasional Makassar, telah mempersiapkan beberapa rangkaian acara dalam lingkungan sekolah untuk mengantisipasi siswa-siswi agar tidak melakukan konvoi setelah UN berakhir. Rangkaian acara tersebut adalah sholat dhuhur bersama,zikir dan doa bersama. Untuk mengusir kejenuhan siswa maka kami dari pihak sekolah bekerjasama dengan pihak yayasan dan kepolisian terdekat dalam menyuguhkan pentas musik di lingkungan sekolah yang di sambut meriah oleh para siswa.

#AO/16 April 2014
Saat#Diantara siswa dlm pentas musik SmaNas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar