Senin, 22 Desember 2014

Selamat Hari Ibu


Selamat Hari Ibu
By; Abby Onety

Aku tertegun lama di depan laptop saat akan menulis tentangmu ibu.  Di hari ibu ini, 22 Desember 2014, Tak tau apa yang harus aku tuliskan, dari mana memulainya dan akan berakhir dimana.  IBU…. Engkau terlalu indah untuk dituangkan dalam sebuah tulisan. Seindah apapun tulisan ini, rasanya tak sanggup dan tak pantas  menandingi keindahanmu yang sesungguhnya.  IBU….. Menulis tentangmu rasanya memori laptop ini tak kan cukup untuk menampung semua ceritaku.  Cerita tentangmu telah terukir indah dan abadi dalam memori hidupku.  Menyatu dalam setiap denyutan nadiku, mengalir bersama aliran darahku hingga disetiap nafasku selalu ada kamu,  IBU.

Rabu, 12 November 2014

Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pencapaian Tujuan Kurikulum 2013

Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pencapaian Tujuan Kurikulum 2013

Zaman sekarang siapa sih yang tidak mengenal teknologi? Terutama Teknologi di bidang Informasi dan Komunikasi (TIK). Jangan angkat tangan jika tak mau ditertawakan oleh banyak orang. Jika anda seorang guru, mungkin saja anda akan ditertawakan oleh peserta didik yang sudah pada melek teknologi. Malu dong kepada peserta didik kita jika harus ketinggalan teknologi dari mereka. Mungkin di antara kita ada yang berpikir “akh, saya sudah tua, wajar saja jika ketinggalan teknologi”. Jangan berpikir seperti itu.  Mungkin saja peserta didik akan berkata seperti ini “seharusnya Bapak/Ibu lebih banyak tahu tentang teknologi karena usianya sudah tua berarti pengalaman dan pengetahuan kan lebih banyak”. Ooh..no, usia boleh tua tapi soal teknologi jangan mau kalah dong ma yang muda hehehee....

Selasa, 28 Oktober 2014

Kutemukan cinta di rumah cinta RMHC


Siapa yang dapat menebak takdir hidup seseorang? Siapa yang dapat menduga jika suatu saat akan terserang suatu penyakit yang mematikan? Siapa yang bisa menyangka kelak akan berinteraksi dengan orang yang menunggu sisa hidupnya dalam  hitungan bulan?. 

Senin, 27 Oktober 2014

Kenapa Saya Jadi Blogger?


Judul di atas membuat saya malu sekaligus tertantang untuk menjadi blogger sejati.  Kenapa malu? Kenapa tertantang?,  karena saya belum sepenuhnya bisa di katakan seorang blogger. Walau telah mengenal dunia ini dari tahun kemarin, tepatnya tahun 2013, tetapi dunia blogger masih terasa baru bagiku.  Mungkin karena saya jarang menyentuhnya. Terbukti dari blognya baru berisi beberapa tulisan saja.

Sabtu, 18 Oktober 2014

IBU IBU DOYAN NULIS (IIDN-MAKASSAR) MENJADI SALAH SATU PESERTA “FORUM KOMUNITAS GEMAR MEMBACA 2014” PROVINSI SULAWESI SELATAN MELALUI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN



H-2
Baru saja saya bertemu dengan sahabat Andi Bunga Tongeng di rumah.  Ibu superwoman ini membawa undangan untuk komunitas kita (Ibu Ibu Doyan Nulis) IIDN-Makassar dalam rangka “Forum Komunitas Gemar Membaca” oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Melalui Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Prima Makassar.

Jumat, 26 September 2014

Malino Kota Bunga

Berwisata adalah momen yang paling sering di tunggu tunggu oleh kebanyakan orang.  Berwisata akan menimbulkan perasaan senang, riang, dan gembira. Perasaan bahagia seperti ini akan melenturkan otot otot tubuh yang sepanjang hari terkuras oleh beragam aktivitas.

Selasa, 12 Agustus 2014

Solo Traveling 2 (Bagian 2)

Hari Pertama
(Jumat, 20 Juni 2014)

Menginjakkan kaki di pelataran Kuala Lumpur International Airport terasa ada yang berbeda dari sebelumnya.  Rupanya aku di sambut dengan kehadiran bandara baru.  Nama bandara baru ini hanya mengalami penambahan satu angka dari bandara sebelumnya.  Yaitu angka 2 dari nama  KLIA menjadi KLIA2.  Aku merasa KLIA2 memberiku banyak kemudahan dan kenyamanan dari yang sebelumnya.

Sabtu, 05 Juli 2014

Solo Traveling 2 (Bagian-1)


Aku hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk packing.  Tak ada persiapan yang istimewa untuk perjalanan kali ini.  Beberapa jam sebelum berangkat,  aku cukup membuka lemari lalu mengambil beberapa barang yang dianggap penting untuk digunakan selama dalam perjalanan.  You C1000  rasa orange dan white coffee grande minuman favoritku sudah lebih dulu masuk dalam koper.   Aku tak mau kelimpungan yang kedua kalinya di Negeri Jiran hanya untuk mencari kedua jenis minuman ini. 

Minggu, 15 Juni 2014

“Bapak, Engkau adalah Guru dari Seorang Guru”



Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bapak.... apa kabar? Harapanku semoga Bapak serta seluruh keluarga dalam kondisi sehat. Amin.  Aku di sini baik-baik saja.  Sebenarnya aku ingin pulang, bercerita satu hal seperti hari-hari kemarin dengan topik yang berbeda.  Tapi, kali ini kondisi tak memungkinkan untuk pulang.

Senin, 09 Juni 2014

Menulis dan Menembus Penerbit




Diskusi kali ini di JUKU Wisma Kalla bersama Windy Ariestanty.  Seorang penulis yang kaya akan imajinasi dengan ide-ide cemerlangnya telah menghipnotis  kami beberapa hari yang lalu dalam acara Makassar International Writers Festival (MIWF).  Windy Ariestanty beberapa kali mengisi acara pada even tersebut, diantaranya adalah Meet The Publishers, Travel beyond destinations and how to craft your travel stories dll.

Minggu, 25 Mei 2014

Selamat Ulang Tahun IIDN

Selamat Ulang Tahun IIDN yang ke-4

24 Mei 2014 pukul 9:08

Dinginnya subuh membangunkan aku lebih cepat dari biasanya, lebih cepat dari jam alarm yang telah ku setel seperti hari-hari sebelumnya. Kulirik jam dinding yang tergantung di sudut kamar, rupanya belum masuk waktu subuh. Aku ingat bahwa hari ini 24 mei 2014 adalah Milad IIDN yang ke -4. Dengan sigap kuraih Galaxy Note dibawah bantalku. kok dibawah bantal...? iya, ini sudah menjadi kebiasaanku menjelang tidur malam. Mengecek dunia maya sebelum terlelap, kali aja dapat inspirasi. Tidak jarang HP ini on sampai pagi bahkan lowbat sendiri sementara pemiliknya sudah terlena dalam buaian mimpi yang indah bisa juga buruk hehehe.....

Selasa, 29 April 2014

Trand Mode Kacamata

Trand Mode Kacamata


Akhir-akhir ini, aku sering mengalami kesulitan dalam aktivitas menulis dan membaca. Menurunnya fungsi mata dalam penglihatan seiring bertambahnya usia adalah penyebabnya (hahahaa....towami ramang). Aku resah dan merasa terbebani jika sedang memakai kacamata. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, kacamata harus di pakai untuk kelancaran dalam beraktivitas.

Kacamata sudah menjadi trand mode dari dulu. Banyak yang menjadikan kacamata sebagai salah satu aksesoris dalam berpenampilan. pengguna kacamata hampir di semua jenjang usia. Bahkan di usia yang sangat dini, tidak jarang kita jumpai balita yang memakai kacamata. Tapi ini sebagian besar hanya sekedar gaya yang di desain oleh orang-orang yang berada di sekeliling balita agar si balita kelihatan lucu dan makin menggemaskan. karena diusia yang masih balita, daya akomodasi mata masih sangat kuat dan bagus.

Memakai kacamata, sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. baik di usia anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Hal ini di karenakan adanya kelainan pada organ mata sehingga mengalami penurunan fungsi penglihatan. Bagi yang matanya masih normal, kacamata sering digunakan sekedar untuk menyempurnakan penampilan. Jenis kacamata yang paling sering di ginakan adalah kacamata hitam atau rayban/riben.

Pada cuaca yang ekstrim, panas matahari menyilaukan mata. Riben menjadi salah satu alternatif/pilihan yang sangat cocok untuk digunakan. Baik dalam perjalanan yang menggunakan sepeda, motor, mobil pribadi, kendaraan umum, atau sekedar duduk bersantai ria sambil menikmati pemandangan alam. Bahkan sering kita jumpai beberapa orang dijalanan berjalan kaki menggunakan riben. Ini dilakukan untuk melindungi mata dari sinar matahari.

Berbicara tentang kacamata, sepertinya aku tak boleh bandel lagi. Ketidaksenangan saya memakai kacamata adalah salah satu pemicu menurunnya fungsi mataku saat ini (di luar faktor U :)). Jika boleh jujur, aku lebih senang memakai kaca mata hanya untuk gaya hehehee... Sebenarnya, 10 tahun yang lalu dokter telah menganjurkan untuk memakai kacamata. Waktu itu, aku memang memakainya tapi bukan pemakai yang aktif melainkan pemakai yang pasif. aku sering lepas-pakai lepas-pakai. Akibatnya, mataku bertambah minus. Aku tidak menyangka kalau kebiasaan buruk iru malah akan memicu bertambah parahnya penglihatan.

Jika anda pengguna kacamata, jangan sering lepas -pakai karena dapat mengganggu daya akomodasi mata. Mata beradaptasi dengan ukuran kacamata yang kita pakai. Saat memakai kacamata -1.00, maka mata akan beradaptasi dengan -1.00 agar akomodasi mata benar-benar mencapai +1.00 (berdasarkan hitungan sederhana -1.00 (buram) +1.00 (akomodasi) = 0 = (jelas). Saat melepas kacamata, mata akan menyesuaikan diri dengan keadaan tanpa kacamat (optikonline.blogspot.com).

Kini, aku membutuhkan kacamata yang baru lagi yang bikan hanya sekedar gaya, tapi kebutuhan akan mata yang kian mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Wajar khan...?? hehehee...tapi, jika anda pengoleksi kacamata hitam, mungkin trik di bawah ini yg pernah saya baca di tempo.co. jumat 12 juni 2013 bisa menjadi alternatif dalam memilih kacamata :

1. kaca mata hitam harus dapat melindungi mata dari sinar ultraviolet UVA atau UVB. Biasanya, kacamata seperti ini menyediakan label yang bertuliskan lenses block 99 % atau UVA dan UVB rays.

2. Lensa kacamata hitam juga harus memenuhi standar kegelapan dari Institut American National Standart (ANZI) yaitu Z80.3

3. Melindungi dari paparan radiasi dengan panjang gelombang lebih dari 400 nanometer. Dalam label kacamata biasanya bertuliskan UV 400 protection.

4. Pilih kacamata dengan rona lensa yang tepat. Tentunya kacamata dengan rona gelap lebih baik dibandingkan dengan rona lensa yang mengkilat. Namun, tidak ada salahnya memilih beberapa rona lain seperti merah marun atau cokelat. Hanya saja, kacamata dengan rona lensa warna warni dapat mendatangkan kesulitan bagi Anda untuk membedakan warna lampu lalu lintas.

5. Gunakan lensa kaca yang berpolaris jika Anda lebih banyak menghabiskan waktu di air. Lensa kacamata yang terpolarisasi dapat mengurangi silau dengan menyaring sinar yang memantul dari permukaan, seperti air atau trotoar.

6. Pertimbangkan kualitas lensa. Beberapa ahli mata menyarankan, sebaiknya berhati-hati ketika membeli kacamata hitam dengan harga yang sangat murah. Kemungkinan lensa pada kacamata hitam yang sangat murah dapat mempengaruhi kualitas optik.

7. Ukuran lensa lebih besar lebih baik. Ukuran lensa yang lebih besar memiliki cakupan perlindungan sekitar kulit mata yang lebih luas. Perlindungan yang luas ini dapat mengurangi penetrasi sinar UV.

8. Pilih ukuran yang pas. Pilihlah kacamata yang tidak terlalu kencang menekan telinga dan hidung. Bila terlalu kencang dapat membuat lecet kulit telinga dan hidung. Maka ukuran kaca mata yang ideal adalah menutupi sekitar area alis tidak menekan bulu mata.

Senin, 28 April 2014

Polisi Gadungan Mengatur Lalu Lintas

      
Beberapa bulan yang lalu, aku di buat penasaran dengan seseorang. Rasa keingintahuanku tentang dia semakin menjadi setelah hampir setiap hari aku melihatnya di tempat yang sama. Pertama kali melihatnya terasa ada yang aneh, gerak geriknya menunjukkan tanda-tanda adanya kekurangan mental walau secara fisik dia normal. Setelah beberapa kali melihatnya, aku mulai tersenyum padanya. Senyum yang ku lempar kadang-kadang dibalasnya dengan sorot mata kebingungan. Jika boleh jujur, awalnya aku takut tapi setelah sadar bahwa apa yang dilakukannya masih dalam koridor kewajaran, rasa takut mulai berkurang sedikit demi sedikit. Hilangnya rasa takut bukan berarti aku tidak waspada (hehehee...).

Aku tertarik menulis tentang dia, bukan karena ingin menggambarkan kekurangan yang dia miliki. Keterbatasan mental yang dimilikinya justru membawanya melakukan hal yang positif seperti yang kugambarkan dalam catatan kecil ini. Anggaplah ini sebagai bentuk kepedulian dan support sebagai pengguna jalan yang merasa telah diuntungkan atas kehadirannya, atas apa yang telah dilakukannya, di jalan yang setiap hari aku lewati. Karena aku sadar, menyampaikan support secara langsung adalah pekerjaan yang sia-sia karena dia tidak akan mengerti. Dia hanya mengerti bagaimana mengatur pengendara di lampu merah agar tidak terjadi kemacetan.

Dia berseragam layaknya satlantas walau tidak rapih sebagaimana layaknya satlantas sungguhan. Tapi pakaiannya masih terlihat sopan. Di bawah lampu merah jalan malino rutinitasnya. Kadang memakai topi kadang juga tidak. Mengatur lalu lintas secara sukarela, tanpa perintah dan tanpa larangan. Tidak peduli cengkeraman sinar matahari membakar kulitnya yang semakin hari semakin kecoklatan. Begitupun jika sedang hujan. Dia tetap berada di tengah keramaian kendaraan untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Kadang-kadang dia terlihat marah jika ada pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan lampu lalu lintas. Selain itu, dia juga sering ceramah ttg pentingnya mematuhi aturan lalu lintas jalan saat lampu merah sedang memyala. Ibarat seorang abdi negara yang telah mendedikasikan diri atas sumpah jabatan yang pernah diucapkan.

Sebenarnya telah lama aku ingin mengambil gambarnya melalui ponselku tapi takut dia marah. Keterbatasan waktu dan posisi yang kurang pas untuk pengambilan gambar saat berada di lampu merah membuatku kesulitan membidiknya. Selain itu, lampu hijau saat melewati jalan malino memberiku signal bahwa pengguna jalan tidak boleh berhenti apalagi untuk mengambil gambar. Nah, hari ini sepulang kantor dia masih terlihat berada di tempat yang sama seperti tadi pagi. Astagaaaa.... ini berarti, aktivitasnya dari pagi sampai sore dan itu setiap hari ckckckck.....

Setelah melihat situasi dan kondisi saat itu, aku berpikir inilah kesempatan aku membidiknya dengan kamera ponsel. Dia melihatku, tak ku sia-siakan kesempatan ini. Refleks aku memberikan signal bahwa aku ingin mengambil gambarnya dengan menunjukkan ponselku. Alhamdulillah dia tersenyum, aku tak mengerti arti senyumnya yang jelas  ini pertanda baik, pikirku. Rupanya dia mengerti atau mungkin dia juga gifo (gila foto hahahaa...). Tanpa sepatah kata, hanya dengan bahasa tubuh aku menyuruhnya untuk hormat dengan memberikan contoh dan dia mengikutinya. Ahai....."KLIK"..... berhasil, raut wajahnya mengisyaratkan kegembiraan. Rupanya dia menganggap aku telah melakukan sesuatu yang berharga baginya. Dia bertanya "ibu mau belok kiri atau belok kanan?" aku bilang kiri. Sok pahlawan dia meminta kepada pengendara yang lain untuk memberiku jalan. Tapi aneh.... dia mengarahkan aku belok ke kanan. Waahh...Paraaaaahhh.....!!

Dia adalah seorang polisi gadungan yang berbeda dengan polisi gadungan yang lainnya. Bedanya adalah dia tidak punya modus apa-apa yang membuat dirinya meraup keuntungan. Dia adalah polisi gadungan yang bernilai positif, punya nilai plus, disenangi oleh banyak orang terutama para pengguna jalan di sekitar area jalan malino. Keterbelakangan mental yang dimilikinya tidak harus membuatnya tersisih dari orang lain. Tapi dia malah bersahabat dengan banyak orang dari apa yang telah dilakukannya yaitu mengatur laku lintas.

Gambaran diatas mungkin bisa menjadi renungan buat kita semua. Kalau saja seorang yang mempunyai keterbelakangan mental bisa melakukan hal-hal yang berguna untuk orangbbanyak, kenapa kita tidak????

.Catatan:
# Sampai saat catatan ini kutulis, aku belum berani bertegus sapa sehingga namanyapun aku blom tau hikz....
# Karena signal bermasalah maka fotonya blom bisa ter-upload nih malam. Fotonya nyusul yaa.... xixixiiii.....


AO/28-04-2014
Sungguminasa

inilah foto si polisi gadungan yang baik hati

Minggu, 20 April 2014

Benciku Tak Pernah Benar-Benar Ada

       Mungkin anda pernah mendengar kalimat "benci tapi rindu", entah dari siapa, aku gak tau dan tak mau tau (hikz).  Kalimat ini sudah sangat familiar di kalangan manapun.  Kalangan yang saya maksud disini adalah jenjang usia.  Kalangan anak-anak saja sudah tahu, dengan fasihnya mengucapkan kalimat ini.  Terbukti anak tetangga saya kemarin menyanyikan lagu"benci tapi rindu" sambil bermain dengan teman-teman sebayanya.  Sangat jelas kalau lagu ini dinyanyikan tanpa melibatkan perasaan sang vokalis (hehehee).  Namanya saja anak-anak, terang saja kalau tidak larut dalam syair lagu itu, mungkin blom pernah merasakan sakit karena rindu.  Kalangan remaja tak diragukan lagi, kalimat benci tapi rindu sudah menjadi aturan baku dalam kisah asmara cinta monyet, terlebih pada kalangan dewasa.  Pada kalangan orang tua aku gak tau banyak, mungkin karena fase ini blom terlewati olehku (hahahaaa.... sok muda).
     Dalam kehidupan sehari-hari, kita bersinggungan dengan banyak orang.  Tanpa sengaja, bisa saja menyinggung perasaan orang lain yang secara otomatis akan tertanam perasaan benci di hatinya.  walau kita tahu bahwa perasaan benci itu adalah sifat almiah manusia, tetap saja harus menjaga dan berusaha menjauh dari koridor yang dapat memicu kebencian antar sesama.
       Kata "benci",  kadang-kadang refleks terlontar begitu saja tanpa rem, tanpa perintah otak.  Kata benci yang terlontar biasanya diiringi dengan ekspresi seseorang.  Jika seseorang mengucapkan kata benci dengan ekspresi yang biasa-biasa saja, kita masih bisa santai dan tak perlu terlalu khawatir.  Mungkin saja orang itu tidak sedang benar-benar benci atau inilah yang dinamakan benci tapi rindu.  Tetapi, jika seseorang mengucapkannya di barengi dengan perubahan raut muka menjadi tegang, kemerah-merahan dan diiringi dengan gerakan yang kurang mengenakkan maka anda perlu berhati-hati.  
       Membenci seseorang tidak harus dengan ucapan kongkrit seperti ini "aku benci padamu".  Untuk itu anda harus pintar-pintar menginterpretasikan sendiri perubahan sikap aeseorang yang lain dari biasanya.  Nah, jika anda dalam posisi sedang di bwnci, mungkin ada baiknya introspeksi diri dengan mencari solusi yang tepat.  Jangan sampai solusi yang anda ambil justru akan memperkeruh suasana.  Ada baiknya pelajari situasi terlebih dahulu  sebelum bertindak.  Buatlah orang yang sedang dalam posisi membenci  takluk setelah anda melakukan sesuatu yang membuatnya senang.   Karena dalam perasaan senang dan bahagianya seseorang, cenderung akan melakukan hal-hal yang bersifat positif.  jadi, bisa saja menurunkan kadar bencinya.

Salam Kompak tanpa benci
AO/20-04-14
Sungguminas, Tepian Sungai Jeneberang

Jumat, 18 April 2014

Pentingnya Management Waktu

Tahukah anda mengapa aku memaksimalkan waktu hari ini?
       Hari ini jumat 18 april 2014 jam 08.00 pagi, seperti biasa aku masih sibuk beres-beres di kamar ibu. Pekerjaan ini wajib dan sudah menjadi perioritas utama tiap kali berkunjung ke rumah ibu.  mulai dari beresin tempat tidur, utak atik isi lemari alias ngarapiin sampai ngumpulin baju-baju kotor untuk di cuci.  Nah, lega rasanya melihat semua sudah rapi.  Satu poin sudah selesai artinya masih ada beberapa poin lagi yang harus aku lakukan di hari ini.
       Poin kedua adalah berkunjung ke rumah nenek, walau hanya sekedar bersay hello cukuplah hari ini mengonati kerinduanku pada nenek tersayang yang sedang berjuang melawan sakitnya.  Sebenarnya mau berlama lama di rumah nenek apalagi saat ini di rumah nenek lagi ramai karena di saat yang bersamaan juga mendapat kunjungan dari saudara sepupu.  Setelah merapikan rambut nenek yang saat itu sempat terurai jatuh ke bahunya dan memberinya makan sesuai permintaannya yaitu nasi panas dan beberapa lauk kesukaannya akupun pamit untuk melanjutkan perjalanan.
       Point ketiga adalah ke pasar Bontoramba.  Salah satu pasar tradisional di kampungku yang entah sudah beberapa tahun tak pernah aku kunjungi.  Tadi pagi saat memasuki gerbang pasar, aku bertemu dengan teman se-masa SMA dulu.  Sebenarnya aku mau berlama lama ngobrol dengan teman tapi karena mau memaksimalkan waktu hari ini maka obrolan kecil ini aku akhiri.  Sebelum melangkah aku sempat di godain dengan kalimat "hati-hati nanti hilang dalam pasar".  aku hanya tersenyum sebentar lalu setengah berlari akupun menerobos kedalam keramaian pasar untuk membeli perlengkapan bayi karena point keempat adalah membesuk ponakan yang baru lahir kemarin disalah satu pustu Galesong Kab Takalar.  
Point keempat adalah mengunjungi si bayi mungil.  SeteLah bercanda dan berhasil membuat si bayi mungil menangis, akupun pamit pada ibunya untuk melanjutkan perjalanan kerumah ibu.  
Point kelima adalah kopdar Alias kopi darat dengan teman-teman di IIDN-Makassar hari ini juga yang terjadwal jam 15.30 ba'da ashar.  nah, point yang kelima inilah yang membuatku memburu waktu hari ini atau memanfaatkan waktu se efisien mungkin.  jadwal yang telah terencana sehari sebelumnya tak boleh aku sia siakan.  kopdar ini adalah pertama kali buatku di komunitas ini.  Ada banyak hal yang membuatku sangat ingin hadir pada pertemuan ini.  Selain ingin berkenalan langsung juga ingin mendapat informasi langsung tentang keberadaan IIDN-Makassar serta bisa saling sharing dan berbagi pengalaman secara langsung.
       Alhamdulillah, semua jadwal hari ini bisa terlaksana dengan baik dan tepat waktu.  Inilah salah satu sisi positif pentingnya menagement waktu dalam kegiatan sehari hari
Untuk teman teman IIDN terima kasih banyak sharenya tadi sore, aku berharap masih banyak lagi pertemuan berikutnya untuk kita bisa saling bernagi.  terima kasih telah meluangkan waktu untuk bertemu

oh yaa... hampir lupa, ucapan terima kasih buat RIRIN yang telah menitipkan suvenirnya buat kami tadi sore.  lain kali ikut kopdar ya dan sukses selalu untuk ririn dan usahanya sehubungan dengan suvenirnya tadi sore :) 

#AO#18 -04-14
Sungguminasa

Kamis, 17 April 2014

Katakan TIDAK untuk Konvoi Setelah UN

Hari ini, Rabu 16 April 2014 adalah hari yang paling dinantikan oleh siswa-siswi yang tengah melaksanakan UN. Ketegangan yang mereka hadapi selama 3 hari terakhir yaitu Senin, Selasa, dan Rabu dalam melaksanakan UN seakan ingin mereka hempaskan di hari ini.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun kemarin, ada banyak cara yang mereka lakukan untuk melepaskan kepenatan. Konvoi, bernapas lega, coret-coret baju sekolah bahkan tidak jarang dari mereka yang melepaskan tangisan harunya seperti yang terjadi tadi siang. Melihat aku jalan masuk ketengah lapangan sekelompok siswa menghampiriku, memelukku, menangis sampai tidak sadar kalau dilapangan tuh lagi panas matahari. 

Senin, 14 April 2014

Pete2 Mks VS Angkot Bdg


Bandung (Bdg)= Sopir yg mengatur penumpang
Makassar (Mks)= Penumpang yg mengatur sopir.

      Pete2 adalah sebutan khas alat angkot umum di Makassar sementara jauh di daerah Bandung sana di kenal dengan sebutan Angkot. Tingkat keegoisan penumpang masih sangat tinggi ini terlihat dari cara mengambil posisi tempat duduk yang selalu mau di pinggir dekat pintu. Tidak jarang antar sesama penumpang saling tegang bahasa hanya karena mau menempati posisi duduk yang sama dengan berbagai alasan. Alasan yang paling sering di kemukakan adalah pusing alias mabuk kendaraan. 
      Kenyataan menunjukkan bahwa jumlah pete2 yang ada di Makassar dgn Bandung cukup jauh berbeda. Perbandingan yang sangat mencolok inilah yang kemungkinan menimbulkan adanya perbedaan dlm hal tata kedisiplinan berangkot. Jumlah pete2 di Makassar sangat banyak sehingga memberikan peluang kepada calon penumpang untuk memilih milih pete2 yang bakal mereka tumpangi. Hal inilah yang memicu para sopir angkot untuk memanjakan penumpangnya sekaligus rela hati untuk tidak mengatur penumpang dalam hal posisi tempat duduk. Jika kesadaran mengambil posisi tempat duduk bisa di pahami oleh para penumpang maka paling tidak bisa memaksimalkan waktu untuk lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Bayangkan saja klo hari ini saya naik angkot posisi depan sdh penuh sementara sy harus mengambil posisi duduk paling belakang sementara susahx melangkah diantara penumpang yg lain selain itu barang bawaan penumpang juga banyak dlm angkot yang sempit.


#AO/07-04-14
(saat dlm pete2 sentral-minasa)

Efek Sebuah Reward


       Senangnya pagi pagi sudah mendapat energi positif dari Founder IIDN-Interaktif (Ibu Ibu Doyan Nulis). Sebuah komunitas ibu ibu ataupun calon ibu dengan segudang ide ide kreatif. Founder yang saya maksud tidak lain adalah Mbak Indari Mastuti. Masih pagi mbk indari telah menggelitik kebungkaman dan kefakuman kami para Silent Rider di komunitas ini. Ada ada saja ide kreatif dari ibu yang satu ini untuk memotivasi kami para anggotax. salah satu bentuk motivasinya kali ini adalah dengan menyediakan reward berupa sebuah buku untuk membuat kami bangkit dari ke-Silent Reader-an para anggota IIDN untuk berargumen atau berkomentar. 

Tenda biru/TPS 007 = Tangisan Bocah


       Banyak orang lalu lalang dengan kesibukan yang sama, menuju suatu pesta/hajatan besar yang belakangan ini ramai di perbincangkan orang yaitu Pesta Demokrasi. Mereka berpakaian rapi dengan dandanan yang beragam. Ada yang berdandan biasa biasa saja, ada juga yang berdandan lebih dari biasanya. Tidak ada yang berpakaian pesta ataupun berpakaian adat dengan segala pernak perniknya. Semua tampil biasa biasa saja.
      Sudah menjadi tradisi masyarakat umum dalam menyelenggarakan suatu pesta atau hajatan selalu ada tenda biru (bisa juga warna lain). Pesta kali ini tidak menyediakan musik seperti biasanya. Tidak juga menyuguhkan beragam makanan mulai dari makanan khas daerah/makanan tradisional maupun makanan nasional ditambah lagi dengan makanan penutup berupa buah buahan atau es cream. Tenda biru kali ini tidak lain adalah TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang hanya menyuguhkan 4 kertas suara mulai dari DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.
       Saat memasuki salah satu tenda biru/TPS 007 membran tymphani saya menangkap suara isak tangis seorang bocah berbaju biru. Tanpa menunggu perintah dari otak secara refleks saya menoleh ke kiri, rupanya bocah itu sedang menarik narik kaki baju ibunya dan ibunya hanya tertawa sambil melangkah hendak meninggalkan TPS 007. Naluri keibuan saya mengantarkan saraf motorik yang menggetarkan bibirku untuk tersenyum kepada ibu sang bocah berbaju biru sambil menyelidik dan mencari tau alasan kenapa menangis. Si bocah itu makin histeris ingin kembali masuk ke tenda biru/ TPS 007 dengan alasan belum makan.
       Owalaaahhh........ Rupanya si bocah ini berpikir bahwa pesta ini sama dengan pesta yang sering dia kunjungi bersama orang tuanya yaitu pesta yang menyediakan beragam makanan dan minuman. Hhhmmm..... Akupun tertawa kecil melihat kelakuan si bocah. dalam hati aku bergumam "Semoga saja tangisan si bocah berbaju biru bukan pertanda bakal ada tangisan rakyat 5 tahun ke depan".

#AO/09-04-14
Sungguminasa

D'Terong Show Musik Dangdut VS D'Terong Show Demokrasi


       Acara musik dangdut d'terong show selama ini menarik perhatian banyak orang. Pembawa acaranya yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik dengan kejenakaan mereka banyak menghipnotis para penontonnya. Selain itu para komentator yang hadir untuk memberikan kritikan dan saran-saran serta pujian adalah para pedangdut senior dengan jam terbang yang sudah tidak diragukan lagi. Mereka mempunyai banyak penggemar yang terpencar di beberapa daerah baik dalam dan luar negeri. Belum lagi suporter dari para finalis lomba yang lolos bersaing dalam acara d'terong show musik dangdut. Dukungan dari para sahabat dan keluarga serta teman-teman se-suku terus mengalir bahkan tidak jarang dukungan langsung dari beberapa pejabat tertentu misalnya Bupati dan Kapolres juga terus mengalir. Hal ini merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam acara d'terong show musik dangdut dalam menarik simpati masyarakat.
       Paparan tentang d'terong show di atas adalah hal yang biasa. yang tidak biasa adalah kehadiran 2 Tokoh Politik dalam acara D'Terong Show Demokrasi semalam. Beliau adalah Joko Widodo yang akarab di sapa JOKOWI dengan Abu Rizal Bakrie atau ICHAL. Keakraban kedua tokoh politik senior ini terlihat sangat kental saat Abu Rizal Bakrie memeluk Joko Widodo selepas mendendangkan lagu dengan judul Kopi Dangdut. Terlebih saat mereka bergantian saling memuji satu sama lain.
       Kita tahu bahwa mereka berdua adalah calon orang nomor 1 di negeri ini, tentu saja dari usungan partai politik masing-masing. Jokowi diusung oleh partai PDIP sementara Ichal diusung oleh Partai Golkar. Mereka berdua terlihat sangat santai dengan wajah yang selalu berseri-seri dan senyum serta gelak tawa yang tak pernah lepas dari bibir mereka. Mungkinkah karena mereka baru saja lepas dari perhelatan AKBAR....??. yaahh.... kami hanya bisa berharap semoga kemesraan di atas penggung ini akan semesra mereka membawa INDONESIAku menjadi negeri yang LUAR BIASA.

#AO/11 April 14
Sungguminasa, di pinggiran sungai jeneberang.

"Cili" dalam Bahasa Gaul ala Makassar


       Beberapa waktu yang lalu, saya posting catatan kecil ke wall salah satu komunitas ibu-ibu di Makassar. Komunitas itu bernama IIDN-Makassar (Ibu-Ibu Doyan Nulis). Sekedar informasi tentang IIDN. IIDN Makassar lahir sebagai anak cabang dari IIDN-Interaktif (Pusat). Selain hadir di Makassar Komunitas ini terlebih dahulu hadir di berbagai pelosok di pulau Jawa sampai akhirnya merambah keseluruh pulau di tanah air. Selain itu komunitas ini mengepakkan sayapnya alias Go Internasional sampai ke Eropa dan beberapa negara Asia lainnya (sekedar promosi kalau saja ada ibu-ibu yang pengen bergabung untuk saling share hal-hal yang positif). Catatan kecil yang saya posting itu berkisah tentang Pete-Pete (pete-pete adalah sarana angkot di Makassar... kali aja ada yang blom tau hehee) isinya tidak lain adalah pengalaman pribadi saat menumpang pete-pete dengan rute Sentral - Minasa. (teman-teman pasti sudah menerka warna pete-pete yang saya maksud. warna apa hayyooo....)
       Nah, mungkin kalian berpikir ada hubungan apa antara pete-pete dengan Bahasa gaul ala Makassar yaitu Cili?  Beberapa saat setelah postingan tersebut, ada komentar dari salah seorang teman yang mengatakan bahwa dia jarang menggunakan jasa pete-pete sebagai sarana angkot karena selalu di antar jemput kecuali saat "cili". oh ya.. hampir lupa klo saya belum mendefenisikan istilah "cili" sesuai topik diatas cili Bhasa gaul ala Makassar.
       Çili adalah pemanfaatan waktu yang bersamaan dalam suatu keadaan tertentu yang sama pentingnya (ini versi AO saja lho... jika ada versi lain dari teman-teman tolong di share ke AO ya..?). Sebagai manusia biasa, kadang-kadang kita teledor soal management waktu. Contohnya saat mengikuti salah satu acara di suatu tempat secara tiba-tiba (bisa juga sudah terjadwal) ada kepentingan di tempat lain, maka serta merta kita akan meninggalkan acara tersebut dalam waktu beberapa saat dan akan kembali setelah urusan di tempat lain telah terselesaikan.
       Ada pertanyaan buat kalian:
1. Pernahkah anda mendengar istilah cili sebelumnya?
2. Pernahkah anda melakukannya?
3.Tertarikkah anda untuk mencoba menggunakan kata cili?

#AO/11-04-14
Sungguminasa,Gowa

Detik-Detik Menjelang UN


       Pelaksanaan ujian nasional merupakan salah satu indikator pencapaian standar nasional pendidikan. Banyak fenomena yang telah terjadi di sepanjang sejarah ujian nasional. Pro dan Kontra dari berbagai elemen dan pemerhati pendidikan turut memberikan warna dan sumbangsih pemikiran dalam fenomena tersebut. 

Syair Lagu VS Kenangan = Bahagia

      Pagi yang cerah di pusat kota sungguminasa, tepatnya pinggiran sungai jeneberang terdengar alunan lagu Obie Messakh. Alunan lagu "Kisah kasih di Sekolah" sempat menghentikan langkahku sejenak saat akan menuju lapangan Syeckh Yusuf / Discovery untuk jogging di minggu pagi. Bait lagu yang sempat tersengar adalah :
 Malu aku malu pada semut merah
 Yang berbaris di dinding 
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya Sedang apa di sini 
Menanti pacar jawabku 
      Lagu ini sempat membangkitkan energi positifku sepersekian menit. membawa alam pikirku berkelana ke masa puluhan tahun silam. Indah memang, sama seperti yang di katakan banyak orang bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah. menurut anda bagaimana......? hehehee.... Apa yang telah membuat anda tersenyum saat mendengarkan lagu nostalgia tertentu? apakah anda punya kenangan terhadap lagu tertentu? Mungkin iya. kenapa? karena sebuah kenangan tidak harus dengan suatu pengalaman di masa lalu yang selalu berhubungan dengan kisah percintaan anda. walaupun kebanyakan orang selalu mengidentikkan masa lalu dengan kisah asmara. 
      Kenangan masa lalu baik itu membahagiakan pada masanya ataupun sebaliknya, justru kenangan itu pernah membuatmu menangis dalam kesedihan. Jika itu terkenang kembali tetap saja menyisakan kerinduan di sudut hati bahkan tidak jarang seseorang akan menempatkan kerinduan itu di tengah hatinya. Porsi kerinduan itu sendiri tergantung dari pahit manisnya yang berimbas pada manis masamnya senyum yang anda kulum saat itu. Saat di mana terkenang kembali dengan masa lalu anda. Seperti yang saya tuliskan pada paragraf pertama. Ada kenangan dalam lagu "Kisah Kasih di Sekolah" Tentu saja anda bisa membayangkan bagaimana manisnya senyumku di pagi ini. wkwkwk...... Happy Sunday Guys.....

 #AO/13-04-14 
Sungguminasa#Pinggir lapangan Syeckh Yusuf

Minggu, 23 Maret 2014

Insan Dua Versi

Hari ini tak sengaja membaca status seorang teman dari negara tetangga malaysia di salah satu media sosial yang banyak di gandrungi hampir semua jenjang usia dari anak anak, remaja, dewasa, orang tua dan usia menuju manula hehehee... Tulisan itu berupa puisi dengan judul " Insan Dua Versi". Melihat judulnya aku mulai tersenyum sekaligus curiga dan menebak nebak isi puisinya. Hatiku bergumam bahwa isi puisi ini pasti tak jauh dari apa yang aku pikirkan saat ini. Berikut adalah kutipan puisinya : INSAN DUA VERSI insan dua versi siang jadi putra malam jadi putri berdiri dilorong sepi Jalan P.Ramlee mencari rezeki mencari "suami" untuk kehangatan dinihari insan dua versi mencari rezeki yang tak diredhai siang misai, janggut dan berbulu kaki malam semua dicukur rapi gincu tebal sekaki alis dicelak bertali-tali berbedak gebu bak bidadari insan dua versi malam tiba amat dinanti mabuk-mabuk tak sedar diri joget-joget sampai pagi "happy go lucky" insan dua versi bila subuh menjelang pagi mula resah di dalam diri semua yang dicukur tumbuh kembali akan kembali kesifat asli insan dua versi insaflah diri ingatlah mati tak kan dunia yang kamu cari akhirat juga dituntuti kalau terus-terus begini ingat-ingat lah sendiri di mana nanti bila mati? Jalam P.Ramlee Kuala Lumpur...suasana sekumpulan insan dua versi (???) yang berkeliaran mencari rezeki.... Setelah membaca seluruhnya aku jadi teringat dengan salah seorang anak lelaki tetapi juga ada unsur keperempuanan, ciri sekundernya sangat jelas kelihatan kontras dengan jenis kelaminnya. dia datang kepada saya 2 tahun silam. "Ibu..." dengan nada lembut dia memanggilku dengan sebutan IBU (tahukah dia bahwa sebutan ini adalah hal yg paling aku sukai dan paling aku idamkan? Entahlah). Uhuumm?? sahutku menyelidik lewat kaca mata silinderku sambil membolak balik buku biologi yang aku pegang. ada apa nanda? lanjutku. " kenapa ibu selalu menghukum aku?" pertanyaan ini membuatku terhentak, tanpa sadar aku melepaskan kaca mata dan meletakkan buku ini di mejaku. ikut aku! kataku sambil berjalan menuju ruang bimbingan dan konseling. Rupanya dia mengerti kalau aku memberikan isyarat agar dia mengikutiku. Duduklah! kataku. kini kami duduk berhadapan dan memulai pembicaraan. aku menghukum karena punya alasan. "aku ingin tahu alasannya ibu". perntanyaannya membuatku makin tidak mengerti. "bukankah ananda tahu bahwa dalam seminggu ada 3 hari ananda terlambat datang ke sekolah dan itu terjadi hampir di tiap pekan? Dan beberapa laporan dari guru bahwa ananda banyak tingkah di kelas?. kataku sedikit bijak. Sekarang giliran ibu yang bertanya" apa alasanmu kenapa hal itu bisa terjadi?" si anak tidak menjawab pertanyaanku, Malah balik bertanya lagi. "maaf ibu, apa bukan karena alasan lain"? Apa maksud kamu? Giliranku bertanya balik tanpa menjawab pertanyaannya. Rupanya aku berhasil memancingnya bicara. dia menghela napas panjang. " ibu..." aku malu pada semuanya. pada semua orang. mereka tak pernah menganggapku manusia seutuhnya. ibu... aku sangat ingin menjadi laki laki tulen sehingga aku bisa menyatu dengan komunitas semua orang. aku di anggap punya komunitas sendiri yang tidak layak bergabung dengan yang lain. sungguhkah ini takdir saya yang akan terus seperti ini? Aku ingin berubah ibu.... Ananda.... tetaplah menjadi dirimu. Ibu bangga padamu. Yang harus ananda rubah adalah kebiasaan burukmu. janganlah minder, lakukan hal hal positif yang bisa membuat semua orang bangga padamu. janganlah sering mangkal di lapangan karebosi pada malam hari. nati kamu sakit. (cerita tentang lapangan karebosi dari mulut kw mulut sampai pberitaan di media bahwa di malam hari lapangan karebosi rame oleh kaum jenis " insan dua versi" tapi.... itu dulu sebelum ada revitalisasi karebosi, entahlah sekarang). Ku berikan tissue untuk menghapus air matanya yang tak ubahnya tangisan seorang perempuan. aku menunjjukkannya sebuah buku. buku tentang genetika yang mengupas tentang orang orang yang berjenis ini " insan dua versi". Aku ingin menjelaskan kepadanya tentang ini dan berharap bisa membuatnya sedikit terhibur dan tak minder lagi. Sindrom Klinefelter Penderia klinefelter dengan kromosom XXY pada manusia.Sindrom Klinefelter adalah kelainan genetik pada laki-laki yang diakibatkan oleh kelebihan kromosom X.  Laki-laki normal memiliki kromosom seks berupa XY, namun penderita sindrom klinefelter umumnya memiliki kromosom seks XXY. Penderita sindrom klinefelter akan mengalami infertilitas, keterbelakangan mental, dan gangguan perkembangan ciri-ciri fisik yang diantaranya berupa ginekomastia (perbesaran kelenjar susu dan berefek pada perbesaran payudara), dll. Sejarah Laporan pertama mengenai sindrom klinefelter dipublikasikan oleh Harry Klinefelter dan rekannya di Rumah Sakit Massachusetts, Boston. Ketika itu tercatat 9 pasien laik-laki yang memiliki payudara membesar, rambut pada tubuh dan wajah sedikit, testis mengecil, dan ketidakmampuan memproduksi sperma. Pada akhir tahun 1950-an, para ilmuwan menemukan bahwa sindrom yang dialami 9 pasian tersebut dikarenakan kromosom X tambahan pada lelaki sehingga mereka memiliki kromosom XXY. Pada tahun 1970-an, para ilmuwan menyatakan bahwa kelainan klinefelter merupakan salah satu kelainan genetik yang ditemui pada manusia, yaitu 1 dari 500 hingga 1 dari 1.000 bayi laki-laki yang dilahirkan akan menderita sindrom ini. Penyebab Kelebihan kromosom X pada laki-laki terjadi karena terjadinya nondisjungsi meiosis (meiotic nondisjunction) kromosom seks selama terjadi gametogenesis(pembentukan gamet) pada salah satu orang tua. Ñondisjungsi meiosis adalah kegagalan sepasang kromosom seks untuk memisah (disjungsi) selama prosesmeiosis terjadi. Akibatnya, sepasang kromosom tersebut akan diturunkan kepada sel anaknya,sehingga terjadi kelebihan kromosom seks pada anak. Sebesar 40% nondisjungsi meiosis terjadi pada ayah, dan 60% kemungkinan terjadi pada ibu. Ciri ciri Mental Anak laki-laki dengan kromosom XXY cenderung memiliki kecerdasan intelektual IQ di bawah rata-rata anak normal. Sebagian penderita klinefelter memiliki kepribadian yang kikuk, pemalu, kepercayaan diri yang rendah, ataupun aktivitas yang dilakukan dibawah level rata-rata (hipoaktivitas). Pada sebagian penderita sindrom ini juga terjadi autisme. Hal ini terjadi karena perkembangan tubuh dan neuromotor yang abnormal. Kecenderungan lain yang dialami penderita klinefelter adalah keterlambatan dan kekurangan kemampuan verbal, serta keterlambatan kemampuan menulis. Sifat tangan kidaljuga lebih banyak ditemui pada penderita sindrom ini dibandingkan dengan manusia normal. Pada pasien dewasa, kemampuan seksualnya lebih tidak aktif dibandingkan laki-laki normal. Fisik Gejala klinis dari sindrom klinefelter ditandai dengan perkembangan ciri-ciri seksual yang abnormal atau tidak berkembang, seperti testis yang kecil dan aspermatogenesis (kegagalan memproduksi sperma). Testis yang kecil diakibatkan oleh sel germinal testis dan sel selitan (interstital cell) gagal berkembang secara normal. Sel selitan adalah sel yang ada di antara sel gonad dan dapat menentukan hormon seks pria. Selain itu, penderita sindrom ini juga mengalami defisiensi atau kekurangan hormon androgen, badan tinggi,peningkatan level  gonadotropin dan ginekomastia. Penderita klinefelter akan mengalami ganguan koordinasi gerakbadan, seperti kesulitan mengatur keseimbangan, melompat, dan gerakan motor tubuh yang melambat. Dilihat dari penampakan fisik luar, penderita klinefelter memiliki otot yang kecil, namun mengalami perpanjangan kaki dan lengan