Kamis, 22 Agustus 2013

Goresan pena seorang sahabat



Sungguminasa, 20 Agustus 2013, 00:15


Ketika angan begitu indah di depan mata

Terasa bagai kebahagiaan semu

Ku tau saat ini kau begitu indah

Tapi ada kegelisahan di pancaran matamu

Ketika kau ingin diraih oleh kedamaian

Tapi engkau enggan meraih tangan ini

Adakah dirimu mampu berdiri tegak

Tanpa adanya pegangan…….

Sampai kapan kamu mampu bertahan

Dengan  segala masa silam

Tidak kau lihatkah kebahagiaan yang nyata di depan mata
  

Hampir setengah jam (28 menit) aku duduk terpaku depan laptop. Aku ingin menulis tapi tidak tau harus mulai dari mana, bahkan aku tidak percaya kalau sekarang aku mulai menulis.  Hhhmmm …. Kenapa aku tak bisa percaya pada diri sendiri ya? Aku tak boleh meragukan kemampuanku, lama - lama juga akan bisa (pikirku sambil memotivasi diri hehee),  Aku harus memulainya sekarang,  pepatah kuno mengatakan, Kalau bukan sekarang kapan lagi??
Menulis gak yaah..?? Menulis gak yaahh…??  Keraguan selalu ada dipikiranku saat mulai akan menulis. Ada rasa minder dan masih banyak lagi entah apa namanya yang jelas aku sangat tak percaya kalo saat ini jemariku telah mulai memainkan tuts-tuts  yang tertata rapi di keyboard sebuah laptop.
Yaahh….aku sadar sebagai penulis pemula tentunya  tulisan ini sangat jauh dari kesempurnaan tapi tak apalah pokoknya aku harus menulis hehee….
Sepenggal tulisan ini telah kau tinggalkan dalam buku catatan “Pengembangan Kurikulum” asuhan Bapak Prof Syaharuddin Mandra (alm). Kala itu, kamu meminta tuk meminjam catatan ini dengan alasan  terlalu asyik mendengarkan ceramah dari prof hingga beberapa catatan penting terlewatkan.
Beberapa hari yang lalu tanpa sengaja catatan ini kutemukan kembali setelah sekian lama tersimpan rapi dalam lemari.  Saat itu aku mencari buku tentang Rancangan Pembelajaran dan mataku tertumbuk pada sebuah catatan sederhana “pengembangan kurikulum”.  Hhhmm…… sambil tersenyum kecil penuh harap aku bergumam dalam hati, “Nah ini dia….semoga  materi yang aku cari ada dalam catatan ini” (gumamku).  Kutarik catatan kecil ini dan kupisahkan dari buku-buku yang lain.  Segera ku beranjak dari lemari buku dan kuraih sebuah lap halus yang ada di dekat meja.  Tanpa pikir panjang segera kubersihkan buku ini dari debu. 
Lembaran demi lembaran catatan ini aku buka tapi kok ada yang lain yaa??.  Mataku menangkap sebuah tulisan kecil yang aku yakini kalau itu bukan tulisan tanganku.  Aku tertarik membacanya lebih dulu karena di akhir tulisan itu tertulis nama “Dimas”. 
Ketika angan begitu indah di depan mata
Terasa bagai kebahagiaan semu
Ku tau saat ini kau begitu indah
Tapi ada kegelisahan di pancaran matamu
Ketika kau ingin diraih oleh kedamaian
Tapi engkau enggan meraih tangan ini
Adakah dirimu mampu berdiri tegak
Tanpa adanya pegangan…….
Sampai kapan kamu mampu bertahan
Dengan  segala masa silam
Tidak kau lihatkah kebahagiaan yang nyata di depan mata

                                “Dimas”

Kudekap catatan kecil ini agar  bisa merasakan debaran jantungku yang sedang dalam posisi tidak normal.  Aku merasakan tekanan diastolku sedikit meningkat setelah Alam pikirku mengembara ke masa beberapa tahun yang silam.
Sebuah Universitas ternama di Kota Makassar telah memperkenalkan kita saat itu.  Kini pikiranku jauh menerawang seakan memaksa sedikit otakku untuk mengingat kembali masa itu.  Kita ber-sepuluh (10) dengan lima(5) sepeda motor berkeliling kota Makassar bahkan sampai keluar dari kota  Makassar yang hampir menjadi rutinitas di luar jam-jam kuliah (sekali waktu jam kuliah pun digunakan hehehee……bolos nih yee). Jalan metro tanjung bunga makassar dan malino kabupaten gowa   yang paling sering menjadi sasaran empuk kala itu di tiap akhir pekan, apalagi salah seorang dari kita ber-sepuluh ada yang punya villa di Malino.   Aahh… andaikan waktu bisa berjalan mundur maka akulah diantara kita yang pertama mengacungkan tangan untuk mengulang masa itu, gumamku sambil berlalu dari ruangan tamu menuju kamar sambil mendekap catatan kecil ini.
……bersambung……
            ( gak tau mau nulis apalageeee…., tiba2 kehilangan ide ….. hahahaaa)





4 komentar: